Dalil Tentang Perintah Ibadah Kurban

0
247

BincangSyariah.Com – Dalam Islam, kurban disebut dengan udhiyah. Disebutkan dalam kitab Alfiqhul Islami Wa Adillatuhu bahwa udhiyah atau kurban adalah menyembelih hewan ternak dengan niat mendekatkan diri kepada Allah pada hari Idul Adha dan hari-hari tasyriq.

Udhiyah disyariatkan pada tahun kedua hijriyah, bersamaan dengan syariat zakat dan salat Idul Fitri dan Idul Adha. Ulama sepakat bahwa udhiyah adalah ibadah yang disyariatkan berdasarkan Alquran, hadis dan ijma.

Di antara dalil Alquran yang dijadikan dasar pensyariatan kurban oleh para ulama adalah surah Alkautsar ayat 2 berikut;

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

“Maka laksanakanlah sholat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah).”

Dr. Hisamuddin menyebutkan dalam kitabnya Almufashshal fi Ahkamil Udhiyah, menurut Imam Qatadah, Atha’ dan Ikrimah bahwa yang dimaksud ayat di atas adalah melaksanakan salat Idul Adha dan menyembelih hewan kurban. Dan juga dalam surah Alhajj ayat 36;

وَالْبُدْنَ جَعَلْنَاهَا لَكُمْ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ

“Dan telah kami jadikan untuk kalian unta-unta itu sebagian dari syiar Allah.”

Sedangkan di antara hadis yang dijadikan dalil adalah hadis riwayat Imam Bukhari dari Anas bin Malik, dia berkata;

ضحى رسول الله صلى الله عليه وسلم بكبشين املحين اقرنين فرايته واضعا قدميه على صفاحها يسمي ويكبر فذبحها بيده

“Nabi Saw. berkurban dengan dua kambing gemuk dan bertanduk. Saya melihat Nabi Saw. meletakkan kedua kakinya di atas pundak kambing tersebut, kemudian Nabi Saw. membaca basmalah, takbir dan menyembelih dengan tangannya sendiri.”

Juga hadis riwayat Imam Ahmad dan Ibnu Majah dari Abu Hurairah, Nabi Saw. bersabda;

مَنْ وَجَدَ سَعَةً فَلَمْ يُضَحِّ فَلا يَقْرَبَنَّ مُصَلاَّنَا

“Barangsiapa mendapatkan kelapangan tetapi tidak berkurban, maka janganlah dia mendekati tempat salat kami.”

Baca Juga :  Unduh Gratis Buku Saku Fikih Kurban

Selain kedua hadis di atas, terdapat pula hadis-hadis lain yang menjadi dasar pensyariatan kurban, baik hadis tersebut berupa perkataan Nabi Saw., perbuatan maupun ketetapannya. Oleh karena itu, para ulama sepakat (ijma) tentang pensyariatan kurban. Dalam kitab ‘Aridhatul Ahwazi disebutkan;

وقد اجمع المسلمون على مشروعية الاضحية

“Kaum Muslim telah sepakat tentang pensyariatan kurban.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.