BincangSyariah.Com- Berikut ini adalah profil singkat dari 7 perawi hadis shahih terkemuka. Adapun yang dimaksud 7 perawi di sini adalah perawi yang mengumpulkan hadis-hadis melalui seleksi ketat dan dicantumkan dalam karyanya serta lengkap dengan para perawi dan derajat hadis yang dijelaskannya.
Karya monumental ketujuh perawi berikut ini tersohor sebagai kodifikasi hadis terbaik dan punya kekuatan terdepan sebagai dasar hukum. Dari Shahih Bukhari sampai kepada Sunan Nasa`i biasa disebut Kutubul Khamsah (kitab yang lima) sedangkan jika ditambah dengan Sunan Ibnu Majah maka menjadi Kutubus Sittah (kitab yang enam).
Berikut ini adalah 7 perawi hadis shahih terkemuka.
- Imam Bukhari
Nama lengkap Beliau adalah Abu Abdillah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Al-Mughirah bin Bardizbeh Al-Ja`fi, beliau bergelar Imam Bukhari karena beliau adalah penduduk daerah Bukhara, Uzbekistan, yang dulu termasuk wilayah Uni Soviet. Beliau lahir pada tahun 194 H atau 810 M.
Beliau berguru kepada 1.080 guru dan mulai mengarang kitab sejak 18 tahun . karya monumentalnya adalah Shahih Bukhari yang berisi 8.122 hadis. Dan masih banyak lagi karya lainnnya.
Beliau wafat pada tahun256 H atau 870 M. Konon makam beliau ditemukan karena ada permintaan dari Bung Karno yang memberi syarat akan datang ke Uni Soviet jika makam Imam Bukhari ditemukan.
2. Imam Muslim
Nama lengkapnya adalah Abu Husein Muslim bin Al-Hajjaj Al-Qusyairi. Ulama kelahiran Naisabur, kota kecil di sebelah timur Iran pada tahun 204 H atau 820 M dan wafat pada tahun 261 H atau 875M. Karya monumentalnya adalah Shahih Muslim yang berisi 7.273 hadis shahih. Kitab hadis ini adalah kitab yang paling tertib susunannya serta sistematis isinya.
3. Imam Abu Daud
Nama lengkapnya adalah Abu Daud Sulaiman bin Al-Asy`ats bin Ishaq As-Sijistani, Lahir di daerah Sijistan daerah antara Iran dan Afghanistan pada tahun 202 H atau 817 M. dan wafat pada tahun 275 atau 889 M. Karya monumentalnya adalah Sunan Abu Daud yang berisi 4.800 hadis yang versi lainnya berisi 5.274 hadis.
4. Imam Turmudzi
Lahir di daerah Turmudz, sebuah kota kecil di daerah utara Iran pada tahun 200 H atau 824 M. nama lengkapnya adalah Abu Isa Muhammad bin Isa bin Surah, karyanya adalh Sunan Turmudzi yang menghimpun 3.956 hadis. Dan beliau wafat pada tahun 279 H atau 892 M.
5. Imam Nasa’i
Bernama lengkap Abu Abdurrrahman Ahmad bin Syuaib bin Bahr, Lahir di daerah Nasa wilayah Khurasan pada tahun 215 H. beliau menetap di Mesir karya monumentalnya dan termasuk dari bagian Kutubus Sittah adalah Sunan An-Nasa`i yang berisi 5.761 hadis. Beliau wafat pada tahun 303 H atau 915 M.
6. Imam Ibnu Majah
Beliau Lahir di daerah Qazwin pada tahun 207 H dan Wafat pada tahun 273 H atau 887 M. Namanya adalah Imam Abu Abdillah bin Yazid bin Majah yang memiliki karya monumental Sunan Ibnu Majah yang berisi 4.341 hadis .
7. Imam Ahmad bin Hanbal
Bernama lengkap Abu Abdillah Ahmad bin Muhammad bin Hanbal bin Hilal As-Syaibani. Beliau lahir di Baghdad pada tahun 164 H atau 780 M dan wafat pada tahun 780 H atau 855 M.
Karya master piece-nya yang masyhur adalah Musnad Al-Kabir. Yang berisi 30.000 hadis. Di usia dewasanya beliau banyak melakukan rihlah ilmiyah untuk berguru kepada beberapa ulama salah satunya yaitu Imam Syafi`i.
Demikian penjelasan mengenai profil singkat 7 perawi hadis shahih terkemuka. Semoga bermanfaat, Wallahu a`lam. [Baca juga:Cara Mengetahui Kredibilitas Perawi Hadis ]









… [Trackback]
[…] There you can find 68514 more Information to that Topic: bincangsyariah.com/khazanah/profil-tokoh/mengenal-7-perawi-hadis-shahih/ […]
… [Trackback]
[…] Read More Info here to that Topic: bincangsyariah.com/khazanah/profil-tokoh/mengenal-7-perawi-hadis-shahih/ […]
… [Trackback]
[…] Find More Information here on that Topic: bincangsyariah.com/khazanah/profil-tokoh/mengenal-7-perawi-hadis-shahih/ […]
… [Trackback]
[…] Read More here to that Topic: bincangsyariah.com/khazanah/profil-tokoh/mengenal-7-perawi-hadis-shahih/ […]
… [Trackback]
[…] Find More Information here to that Topic: bincangsyariah.com/khazanah/profil-tokoh/mengenal-7-perawi-hadis-shahih/ […]