Doa Tolak Bala di Bulan Safar: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya

0
17
Doa Tolak Bala di Bulan Safar: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya
Doa Tolak Bala di Bulan Safar: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya

BincangSyariah.Com– Berikut ini adalah doa tolak bala yang bisa dibaca di Rebo Wekasan. Dalam kehidupan, setiap manusia mendambakan keselamatan, kesehatan, keberkahan rezeki, dan perlindungan dari berbagai musibah.

Islam mengajarkan agar setiap ikhtiar senantiasa disertai doa kepada Allah SWT, karena hanya Dia-lah yang berkuasa mendatangkan manfaat dan menolak segala keburukan.

Salah satu doa yang banyak diamalkan oleh kaum muslimin adalah doa memohon keselamatan dan tolak bala. Doa ini berisi permohonan yang sangat lengkap, mulai dari memohon dibukakan pintu-pintu kebaikan, keberkahan, rezeki, kesehatan, hingga perlindungan dari segala bencana di dunia dan azab di akhirat.

Karena kandungan maknanya yang menyeluruh, doa ini dapat dibaca kapan saja, baik setelah salat, setelah membaca Al-Qur’an, dalam majelis dzikir, ketika menghadapi musibah, maupun saat memohon perlindungan kepada Allah SWT.

Doa Memohon Keselamatan di Bulan Safar

Di Indonesia, khususnya di kalangan masyarakat Nahdlatul Ulama (NU) dan beberapa komunitas Muslim lainnya, doa ini juga sering dibaca pada bulan Safar, terutama pada tradisi Rebo Wekasan atau Rabu terakhir di bulan Safar.

Tradisi tersebut merupakan salah satu bentuk ikhtiar spiritual dengan memperbanyak doa, dzikir, sedekah, membaca Al-Qur’an, dan memohon perlindungan kepada Allah SWT dari segala musibah.

Yang menjadi keyakinan umat Islam bukanlah bahwa bulan Safar membawa kesialan, melainkan bahwa setiap waktu adalah kesempatan untuk memperbanyak doa dan mendekatkan diri kepada Allah.

Hal ini sejalan dengan ajaran Islam yang menegaskan bahwa segala manfaat dan mudarat hanya terjadi atas izin Allah SWT. Oleh karena itu, membaca doa keselamatan pada bulan Safar dipahami sebagai bentuk ibadah dan permohonan kepada Allah, bukan karena adanya keyakinan bahwa bulan Safar pasti membawa bencana.

Doa Tolak Bala

اللَّهُمَّ افْتَحْ لَنَا أَبْوَابَ الخَيْرِ وَأَبْوَابَ البَرَكَةِ وَأَبْوَابَ النِّعْمَةِ وَأَبْوَابَ الرِّزْقِ وَأَبْوَابَ القُوَّةِ وَأَبْوَابَ الصِّحَّةِ وَأَبْوَابَ السَّلَامَةِ وَأَبْوَابَ العَافِيَةِ وَأَبْوَابَ الجَنَّةِ اللَّهُمَّ عَافِنَا مِنْ كُلِّ بَلَاءِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الآخِرَةِ وَاصْرِفْ عَنَّا بِحَقِّ القُرْآنِ العَظِيْمِ وَنَبِيِّكَ الكَرِيْمِ شَرَّ الدُّنْيَا وَعَذَابَ الآخِرَةِ،غَفَرَ اللهُ لَنَا وَلَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ العِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلَامٌ عَلَى المُرْسَلِيْنَ وَ الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَلَمِيْنَ

Allāhumma iftaḥ lanā abwābal-khairi wa abwābal-barakati wa abwāban-ni‘mati wa abwābar-rizqi wa abwābal-quwwati wa abwābaṣ-ṣiḥḥati wa abwābas-salāmati wa abwābal-‘āfiyati wa abwābal-jannati.

Allāhumma ‘āfinā min kulli balā’id-dunyā wa ‘ażābil-ākhirah. Waṣrif ‘annā biḥaqqil-Qur’ānil-‘Aẓīm wa Nabiyyikal-Karīm syarrad-dunyā wa ‘ażābal-ākhirah.

Ghafarallāhu lanā wa lahum biraḥmatika yā Arḥamar-Rāḥimīn.

Subḥāna Rabbika Rabbil-‘izzati ‘ammā yaṣifūn. Wa salāmun ‘alal-mursalīn. Wal-ḥamdu lillāhi Rabbil-‘ālamīn.

Artinya; Ya Allah, bukakanlah bagi kami pintu-pintu kebaikan, pintu-pintu keberkahan, pintu-pintu kenikmatan, pintu-pintu rezeki, pintu-pintu kekuatan, pintu-pintu kesehatan, pintu-pintu keselamatan, pintu-pintu afiat (kesejahteraan lahir dan batin), dan pintu-pintu surga.

Ya Allah, anugerahkanlah kepada kami kesehatan dan keselamatan dari setiap bencana di dunia serta dari azab akhirat. Jauhkanlah dari kami, demi kemuliaan Al-Qur’an yang agung dan Nabi-Mu yang mulia, segala keburukan dunia dan azab akhirat.

Semoga Allah mengampuni kami dan mereka dengan rahmat-Mu, wahai Tuhan Yang Maha Pengasih di antara semua yang mengasihi.

Mahasuci Tuhanmu, Tuhan Yang mempunyai keperkasaan, dari apa yang mereka sifatkan. Semoga kesejahteraan tercurah kepada para rasul. Dan segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.

Doa memohon keselamatan dan tolak bala merupakan doa yang sarat dengan makna. Di dalamnya terdapat harapan agar Allah SWT membuka pintu-pintu kebaikan, keberkahan, rezeki, kesehatan, keselamatan, serta melindungi hamba-Nya dari berbagai musibah di dunia dan azab di akhirat.

Artikel SebelumnyaHukum Mengantarkan Jenazah Non Muslim, Haramkah? 
Artikel SelanjutnyaBolehkah Membaca Al-Qur’an Tanpa Berwudhu?
Admin
Media Islam pengusung misi Islam Kerahmatan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini