Tata Cara Shalat Sunnah Wudhu Lengkap

0
5
Tata Cara Shalat Sunnah Wudhu Lengkap
Tata Cara Shalat Sunnah Wudhu Lengkap

BincangSyariah.Com– Berikut ini adalah tata cara shalat sunnah wudhu. Dalam Islam, Wudhu merupakan salah satu ibadah penting yang menjadi syarat sahnya shalat. Selain berfungsi untuk membersihkan anggota tubuh dari hadas kecil, wudhu juga memiliki keutamaan besar sebagai amalan yang dapat mendekatkan seorang hamba kepada Allah SWT.

Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya’ ‘Ulumiddin, menjelaskan tentang keutamaan wudhu yang disandarkan kepada sabda Rasulullah SAW. Beliau menerangkan bahwa seorang Muslim yang menyempurnakan wudhunya, kemudian membaca doa setelah wudhu dengan penuh keyakinan, akan mendapatkan keutamaan yang sangat besar.

Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa berwudhu lalu menyempurnakan wudhunya, kemudian mengangkat pandangannya ke langit dan mengucapkan:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ

Artinya: “Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.”

“Maka akan dibukakan baginya delapan pintu surga, dan ia dipersilakan masuk dari pintu mana saja yang ia kehendaki.”

Keutamaan ini menunjukkan bahwa wudhu yang sempurna dalam Islam bukan hanya membersihkan tubuh, tetapi juga menjadi sarana menyucikan hati dan memperbarui keimanan seorang Muslim. Oleh karena itu, setelah selesai berwudhu dianjurkan untuk mengingat Allah dan membaca doa sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat bersuci.

Dalil Keutamaan Shalat Sunnah Wudhu

Selain membaca doa setelah wudhu, salah satu amalan yang dianjurkan setelah berwudhu adalah melaksanakan shalat sunnah wudhu. Shalat ini merupakan shalat sunnah dua rakaat yang dikerjakan setelah seseorang selesai bersuci.

Keutamaan shalat sunnah wudhu disebutkan dalam berbagai hadis Nabi Muhammad SAW. Salah satunya adalah:

مَنْ تَوَضَّأَ فَأَسْبَغَ الْوُضُوءَ وَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ لَمْ يُحَدِّثْ فِيهِمَا نَفْسَهُ غَفَرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya: “Siapa saja yang berwudhu, lalu menyempurnakan wudhunya dan shalat dua rakaat dengan tidak berbicara kepada dirinya sendiri (dengan urusan duniawi) dalam dua rakaat tersebut, maka diampuni dosanya yang telah lalu.”

Hadis lainnya juga diriwayatkan dari sahabat ‘Uqbah bin Amir ra. Rasulullah SAW bersabda:

مَا مِنْ أَحَدٍ يَتَوَضَّأُ فَيُحْسِنُ الْوُضُوءَ وَيُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ يَقْبَلُ بِقَلْبِهِ وَوَجْهِهِ عَلَيْهِمَا إِلَّا وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ

Artinya: “Tidaklah seseorang berwudhu kemudian menyempurnakan wudhunya, lalu melaksanakan shalat dua rakaat dengan menghadapkan hati dan wajahnya kepada Allah dalam kedua rakaat tersebut, kecuali wajib baginya mendapatkan surga.” (HR Abu Dawud, an-Nasa’i, dan lainnya).

Hadis tersebut menjelaskan bahwa shalat sunnah setelah wudhu memiliki keutamaan besar, terutama apabila dilakukan dengan khusyuk dan menghadirkan hati hanya kepada Allah SWT.

Waktu Pelaksanaan Shalat Sunnah Wudhu

Kapan waktu shalat sunnah wudhu dilakukan? Shalat sunnah wudhu dianjurkan dilakukan setiap kali selesai berwudhu, baik wudhu tersebut dilakukan karena seseorang mengalami hadas maupun hanya untuk memperbarui wudhu dalam keadaan masih suci.

Dengan demikian, seseorang tetap dianjurkan melaksanakan shalat sunnah wudhu meskipun melakukan wudhu mujaddad, yaitu wudhu yang dilakukan kembali saat belum batal.

Hal ini sebagaimana penjelasan Syekh Zakariya al-Anshari:

وَمِنْهُ رَكْعَتَا الْوُضُوءِ وَلَوْ مُجَدَّدًا

Artinya: “Termasuk shalat sunnah adalah dua rakaat shalat sunnah wudhu walaupun wudhunya merupakan wudhu yang diperbarui.”

Pada dasarnya, shalat sunnah wudhu dikerjakan sebanyak dua rakaat. Namun, jumlah rakaatnya tidak terbatas hanya dua rakaat. Seseorang boleh mengerjakannya lebih dari dua rakaat dengan ketentuan dilakukan dalam jumlah genap, seperti dua rakaat, empat rakaat, dan seterusnya.

Hal ini sebagaimana shalat sunnah lainnya yang dikerjakan secara dua rakaat salam.

Niat Shalat Sunnah Wudhu

Bagi umat Islam yang ingin melaksanakan shalat sunnah wudhu, berikut bacaan niatnya:

أُصَلِّي سُنَّةَ الْوُضُوءِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatal wudhū’i rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.

Artinya: “Saya niat shalat sunnah wudhu dua rakaat karena Allah ta’ala.”

Dengan menjaga wudhu, membaca doa setelah wudhu, serta melaksanakan shalat sunnah wudhu, seorang Muslim dapat memperbanyak amalan yang mendekatkan diri kepada Allah dan berharap mendapatkan ampunan serta keberkahan dalam kehidupan.

Artikel SebelumnyaApa Tanda Allah Ridha Kepada Kita?
Artikel SelanjutnyaDoa Pengantin Baru Setelah Ijab Kabul
Admin
Media Islam pengusung misi Islam Kerahmatan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini