BincangSyariah.Com- Berikut ini adalah penjelasan mengenai tips mendidik anak dari Imam Ghazali. Menurut Imam Ghazali sosok orang tua memiliki tanggung jawab besar terhadap anak utamanya di dalam pembentukan karakter sang anak.
Karena orang tua akan mendapatkan dampak dari apa yang muncul dari sang anak, semisal jika sang anak memiliki karakter baik berkat Pendidikan orang tua maka sang orang tua pasti mendapatkan pahala dari upaya tersebut, dan tentu sebaliknya jika sang anak memiliki karakter buruk sebab Pendidikan dari anaknya.
Terkait besarnya tanggung jawab orang tua kepada anak perlu kiranya kita merenungi firman Allah Swt di dalam Al-Qur`an surat At-tahrim ayat 6;
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا
Artinya, “Wahai orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka,” (QS. At-Tahrim ayat 6).
Ayat di atas menyiratkan bahwa bagaimana sosok orang tua bisa membina sang anak untuk senantiasa menjadi orang yang sholeh agar terhindar dari siksa neraka. Maka dari itu, mari kita simak penjelasan tips mendidik anak dari Imam Ghazali agar memudahkan kita untuk merealisasikan firman Allah Swt di atas.
Tips Mendidik Anak dari Imam Ghazali
Di dalam karya monumentalnya yaitu kitab Ihya` Ulumuddin Imam Ghazali menyebutkan bahwa mendidik anak merupakan hal yang urgensi di dalam dunia keluarga. Sebagaimana keterangan beliau berikut ini;
اعلم أن الطريق في رياضة الصبيان من أهم الأمور وأوكدها والصبيان أمانة عند والديه وقلبه الطاهر جوهرة نفيسة ساذجة خالية عن كل نقش وصورة وهو قابل لكل ما نقش ومائل إلى كل ما يمال به إليه
Artinya, “Ketahuilah cara mendidik anak termasuk masalah yang paling penting dan paling urgen. Anak merupakan amanah bagi kedua orang tuanya. Dan hati mereka suci, tak ubahnya mutiara berharga, bersih dari segala ‘ukiran’ dan rupa. Hati anak-anak menerima setiap apa yang diukirkan dan cenderung pada ajaran yang diberikan kepada mereka.”
Maka dari itu Imam Ghazali memberikan tips yang bisa memberikan dampak baik terhadap pendidikan karakter anak, hal ini sebagaimana keterangan lanjutan dari beliau.
إن عود الخير وعلمه نشأ عليه وسعد في الدنيا والآخرة وشاركه في ثوابه أبوه وكل معلم له ومؤدب وإن عود الشر وأهمل إهمال البهائم شقي وهلك وكان الوزر في رقبة القيم عليه والوالي له
Artinya; “Jika orang tua membiasakan dan mengajarkan kebaikan, maka anak akan tumbuh dalam kebaikan dan bahagialah orang tuanya di dunia dan akhirat. Ia pun akan mendapat pahala dari amal saleh yang dilakukan anaknya (tanpa mengurangi hak pahala anak).
Demikian juga berlaku bagi setiap guru dan pendidik. Jika ia membiasakan keburukan dan membiarkan anaknya seperti membiarkan binatang ternak, maka ia akan celaka dan binasa. Sementara dosanya juga ditanggung pengasuh dan walinya.”
Jadi dari keterangan di atas Imam Ghazali memberikan dua tips mendidik anak. Pertama, Perlunya ada pembiasan melakukan kebaikan dari sosok orang tua di setiap kondisi, karena anak cenderung akan melakukan setiap apa yang ada disekitarnya. Kedua, Mengajarkan nilai-nilai kebaikan kepada anak sejak usia dini.
Demikian penjelasan mengenai tips mendidik anak dari Imam Ghazali. Semoga bermanfaat, Wallahu a`lam. [Baca juga: Tips Introspeksi Diri Ala Imam Ghazali]









… [Trackback]
[…] There you can find 32453 more Info on that Topic: bincangsyariah.com/hukum-islam/ibadah/tips-mendidik-anak-dari-imam-ghazali/ […]
… [Trackback]
[…] Read More on that Topic: bincangsyariah.com/hukum-islam/ibadah/tips-mendidik-anak-dari-imam-ghazali/ […]
… [Trackback]
[…] Read More on to that Topic: bincangsyariah.com/hukum-islam/ibadah/tips-mendidik-anak-dari-imam-ghazali/ […]
… [Trackback]
[…] Read More here to that Topic: bincangsyariah.com/hukum-islam/ibadah/tips-mendidik-anak-dari-imam-ghazali/ […]