BincangSyariah.Com— setiap manusia butuh ampunan Tuhan. Sebab manusia tak bisa terlepas dari dosa dan kesalahan. Setiap orang pasti pernah berdosa. Setiap manusia pasti pernah berbuat kesalahan. Tak ada manusia yang suci 100 persen.
Kendati demikian, manusia dituntut untuk bertaubat. Memohon ampunan dari Allah. Dari dosa yang terdahulu. Yang menumpuk. Yang banyak jumlahnya. Yang tak terukur dalam timbangan.
Menurut Syekh Jamaluddin Muhammad bin ‘Abdul Rahman bin ‘Umar bin Muhammad bin ‘Abdullah al-Hubaisyi al-Washaabi dalam kitab al-Barakah fi Fadhlis Sa’yi wal Harakah, bahwa sayyidul istigfar cocok diamalkan untuk meminta ampunan Allah. Pasalnya, amalan ini bisa menjauhkan manusia dari neraka Allah, sekaligus mendekatkan pada surga-Nya.
Hal ini sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam kitab Shahih Bukhari. Nabi bersabda;
من قالها في النهار موقنا بها فمات من يومه قبل ان يمسى فهو من اهل الجنة, و من قللها من الليل موقنا بها فمات قبل ان يصبح فهو من اهل الجنة
Artinya; Barangsiapa membaca di waktu siang, dengan penuh keyakinan, kemudian dia mati sebelum sore dihari itu, maka dia termasuk Ahli Surga, dan barangsiapa yg membacanya di waktu malam, dengan penuh keyakinan, kemudian dia mati sebelum subuh dihari itu pula, maka dia termasuk ahli surga. (H.R. Al-Bukhori).
Nah adapun bacaan sayyidul istigfar dalam kitab al-Barakah fi Fadhlis Sa’yi wal Harakah , sebagai berikut;
للَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ لك بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ
Allahumma anta rabbii la ilaha illa anta, khalaqtanii wa anaa abduka wa anaa ‘ala ahdika wa wa dika ma-statha tu, a’uudzu bika min syarri mâ shana tu, abuu’u laka bini’matika ‘alayya wa abuu’u bidzanbii faghfirli fa innahuu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta.
Artinya: Ya Allah, Engkau adalah lah Tuhanku, tiada tuhan selain Engkau yang telah menciptakan aku. Aku adalah hamba Mu dan aku berada di atas sumpahku dan janjiku pada-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang aku lakukan. Aku mengakui atas nikmat yang Engkau berikan kepadaku dan aku mengakui dosa (yang aku perbuat). Maka, maafkanlah aku. Sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa-dosa selain Engkau.
Inilah bacaan Sayyidul Istigfar yang mampu membuat dosa manusia berguguran. Dan mendapatkan rahmat dan kurnia Allah. Semoga bermanfaat. (Baca:Bacaan Istigfar Nabi Saw Setelah Salat Duha)









… [Trackback]
[…] Find More Info here on that Topic: bincangsyariah.com/zikir-dan-doa/bacaan-sayyidul-istigfar-mujarab-untuk-mengampuni-segala-dosa/ […]
… [Trackback]
[…] Info on that Topic: bincangsyariah.com/zikir-dan-doa/bacaan-sayyidul-istigfar-mujarab-untuk-mengampuni-segala-dosa/ […]
… [Trackback]
[…] Read More on to that Topic: bincangsyariah.com/zikir-dan-doa/bacaan-sayyidul-istigfar-mujarab-untuk-mengampuni-segala-dosa/ […]
… [Trackback]
[…] Read More on that Topic: bincangsyariah.com/zikir-dan-doa/bacaan-sayyidul-istigfar-mujarab-untuk-mengampuni-segala-dosa/ […]