Zikiran Ketika Mulut Kita Selalu Berkata Kotor

2
2201

BincangSyariah.Com –  Dalam Islam, kita sangat dituntut untuk selalu berkata baik, bermanfaat, dan mendatangkan kebaikan untuk diri kita sendiri maupun orang lain. Sebaliknya, kita dilarang berkata kotor, mengumpat, merendahkan orang lain, apalagi sampai menimbulkan kerusakan dan permusuhan dengan orang lain.

Jika kita tidak mampu berkata baik, maka hendaknya kita diam. Ini adalah perintah Nabi Saw. Namun jika mulut kita tetap tidak bisa dikontrol untuk tidak mengatakan sesuatu yang kotor, maka kita harus senantiasa membaca kalimat doa ampun berikut;

اَسْتَغْفِرُ اللهَ اْلعَظِيْمَ

Astaghfirullahal ‘adziim.

Saya memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.

Doa ini berdasarkan hadis riwayat Ibnu Majah, Ibnu Sunni dan disebutkan oleh Imam Nawawi dalam kitab Al-Azkar, dari Hudzaifah, dia berkata;

شَكَوْتُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَرَبُ لِسَانِي فَقَالَ : أَيْنَ أَنْتَ مِنَ الِاسْتِغْفَارِ ؟ إِنِّي لَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ كُلَّ يَوْمٍ مِائَةَ مَرَّةٍ

Aku mengadu kepada Rasulullah Saw mengenai lisanku yang kotor. Kemudian Rasulullah Saw berkata; ‘Dimana posisimu dari istighfar? Aku beristighfar kepada Allah setiap hari sebanyak seratus kali.

Dalam riwayat yang lain disebutkan bahwa Hudzaifah berkata kepada Rasulullah;

يَا رَسُولَ اللَّهِ ، إِنِّي رَجُلٌ ذَرِبُ اللِّسَانِ ، وَإِنَّ عَامَّةَ ذَلِكَ عَلَى أَهْلِي ؟ قَالَ : فَأَيْنَ أَنْتَ مِنَ الِاسْتِغْفَارِ ؟ إِنِّي لَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ فِي الْيَوْمِ

Aku seseorang yang memiliki lisan yang kotor dan itu juga menimpa hampir semua keluargaku? Rasulullah Saw berkata; Dimana posisimu dari istighfar? Aku beristighfar kepada Allah setiap hari sebanyak seratus kali.

Baca Juga :  Nabi Saw Menganjurkan Membaca doa Ini Pada Hari dan Malam Jumat

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here