Tips Zikir dari Imam Ja’far Atasi Persoalan Hidupmu

0
2350

BincangSyariah.Com – Syekh Hani al-Haj dalam bukunya berjudul Alfu Qishshatin wa Qishshatun min Qishashis Shalihin (64-65) menceritakan sepenggal riwayat Imam Ja’far bin Muhammad bin Ali bin Abu Thalib atau yang lebih dikenal dengan Imam Ja’far ash-Shadiq radliyallahu anhu tentang ayat al-Qur’an yang seyogianya dijadikan zikir untuk menghadapi persoalan hidup. Beliau radliyallahu anhu berkata:

Aku heran dengan orang yang tertimpa empat hal, namun lalai akan empat zikir ini.

Pertama, aku heran dengan orang yang dilanda duka dan kesedihan, mengapa ia tidak mengucapkan:

لَا إِلهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِيْنَ  سورة الأنبياء:87

Laa ilaaha illaa anta subhanaka innii kuntu minadz dzaalimin

Tiada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau. Sungguh, aku  termasuk orang-orang yang zalim” (Q.S. Al-Anbiya’: 87) (Baca: Doa Nabi Musa dan Nabi Muhammad Saw Saat Dilanda Kesusahan)

Padahal Allah berfirman:

فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَنَجَّيْنَاهُ مِنَ الغَمِّ وَكَذَلِكَ نُنْجِيْ الـمُؤْمِنِيْنَ سورة الأنبياء: 88

“Maka Kami kabulkan (doa)nya dan Kami selamatkan dia dari kedukaan. Dan demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang yang beriman” (Q.S. al-Anbiya’: 88)

Kedua, aku heran dengan orang yang tertimpa rasa takut, mengapa ia tidak mengucapkan:

حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الوَكِيْلُ سورة آل عمران :173

Hasbunallaah wa ni’mal wakiil

“Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung” (Q.S. Ali Imran: 173)

Padahal Allah berfirman:

فَانْقَلَبُوْا بِنِعْمَةٍ مِنَ اللهِ وَفَضْلٍ لَمْ يَمْسُسْهُمْ سُوْءٌ سورة آل عمران: 174

“Maka mereka kembali dengan nikmat dan karunia (yang besar) dari Allah, mereka tidak ditimpa suatu bencana” ((Q.S. Ali Imran: 174)

Ketiga, aku heran dengan orang yang terjebak penipuan, mengapa ia tidak mengucapkan:

Baca Juga :  Zikir dan Doa Agar Selamat dari Kebutaan

وَأُفَوِّضُ أَمْرِيْ إِلَى اللهِ سورة غافر: 44

Wa ufawwidlu amrii ilallah

Dan aku menyerahkan urusanku kepada Allah” (Q.S. Ghafir: 44)

Padahal Allah berfirman:

فَوَقَاهُ اللهُ سَيِّئَاتِ مَا مَكَروْا سورة غافر: 45

“Maka Allah memeliharanya dari kejahatan tipu daya mereka” (Q.S. Ghafir: 45)

Keempat, aku heran dengan orang yang senang terhadap sesuatu, mengapa ia tidak mengucapkan:

مَا شَاءَ اللهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ

Masya Allah, la quwwata illaa billah

“Sungguh, atas kehendak Allah, semua ini terwujud tidak ada kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah”

Padahal Allah berfirman:

وَلَوْ لَا إِذْ دَخَلْتَ جَنَّتَكَ قُلْتَ مَا شَاءَ اللهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ سورة الكهفِ: 39

“Dan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ‘Masya Allah, la quwwata illaa billah’ (Sungguh, atas kehendak Allah, semua ini terwujud, tidak ada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah) (Q.S. Al-Kahfi: 39).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here