Sunnah Membaca Qunut Nazilah di Musim Covid-19

2
3903

BincangSyariah.Com – Virus Covid-19 sudah banyak memakan korban dari awal kemunculannya, hingga saat ini sudah ada, sebagaimana keterangan WHO dalam website resminya, terhitung 187 negara sudah terinfeksi Covid-19, ada 294,110 orang terinfeksi virus ini, dan lebih mengkhawatirkan lagi, kasus kematian sebab virus ini ada 12,944 kasus kematian per- 23 Maret 2020, 03:03 GMT+7.

Di Indonesia sendiri kondisinya tidak lebih baik daripada negara-negara lainnya. Jika dibilang terlambat, kita adalah salah satu negara yang terlambat dalam menangani kasus wabah yang sudah ditetapkan Pandemi ini oleh WHO. Pandemi ini tingkatannya melebihi wabah, kasus Pandemi yang pernah terjadi di muka bumi, yang tercatat diantaranya adalah Flu Spanyol yang memakan 21 juta jiwa, hingga 50-100 juta jiwa dalam kurun waktu Maret 1918-September 1919.

Sebagai umat muslim, kita harus menyeimbangkan antara usaha dan tawakkal, sebagaimana kita dalam persoalan rezeki, tdak bisa hanya tawakal berdoa kepada Allah SWT tanpa ada usaha. Usaha lahiriah seperti menjaga kebersihan dengan mencuci tangan, menggunakan masker jika sakit demam dan sejenisnya, menerapkan social distancing dan mematuhi aturan haruslah kita lakukan, setelah itu baru berdoa seraya memasrahkan diri kepada sang Ilahi, bahwa apapun yang terjadi adalah suratan takdir dari Gusti Allah SWT.

Salah satu upaya kita setelah menerapkan usaha lahiriah diantaranya adalah membaca qunut nazilah di setiap atau sebagian shalat lima waktu setelah i’tidal. Hal ini sebagaimana ang disebutkan oleh al-Khathīb asy-Syirbīni dalam kitabnya, Mughni al-Muhtāj:

يُسَنُّ (الْقُنُوتُ) بَعْدَ التَّحْمِيدِ (فِي) اعْتِدَالِ أَخِيرَةٍ (سَائِرٍ) أَيْ بَاقِي (الْمَكْتُوبَاتِ لِلنَّازِلَةِ) الَّتِي نَزَلَتْ كَأَنْ نَزَلَ بِالْمُسْلِمِينَ خَوْفٌ أَوْ قَحْطٌ أَوْ وَبَاءٌ … لِلِاتِّبَاعِ

Disunnahkan membaca doa qunut setelah membaca “sami’alLahu liman hamidah” pada i’tidal di akhir semua atau sebagian shalat wajib karena ada suatu peristiwa (nāzilah) yang terjadi, seperti terjadinya ketakutan di tengah-tengah kaum muslimin, atau kekeringan, atau wabah, …. dengan alasan mengikuti sunnah Rasulullah SAW. (al-Khathīb asy-Syirbīni, Mughni al-Muhtāj, Beirut: Dar el-Kutub ‘Ilmiyah, 1994 M, juz. 1, hal. 371)

Baca Juga :  Cegah Corona, Saudi Hentikan Jamaah Umrah Hingga Tahun Depan

Dengan keterangan diatas, hendaknya setiap masjid-masjid di Indonesia menginstruksikan untuk membaca doa qunut nazilah di setiap shalat lima waktu, semoga dengan doa tersebut dapat mencegah Pandemi Covid-19. Adapaun lafaz doa qunut nazilah, yaitu:

“Allahummahdini fi man hadait, wa afini fi man ‘afait wa tawallani fi man tawallait, wa barikli fi ma a’thait, wa qini syarra ma qadhait, fa innaka taqdhi wa la yuqdha alaik, wa innahu la yadzillu man walait, wa la yaizzu man adait, tabarakta rabbana wa ta’alait, fa lakalhamdu ‘ala ma qadhait, astgahfiruka wa atubu ilaik. Allahummadfa’ annal ghala’a wal waba’a wal fakhsya’a wal munkar was syuyufal mukhtalifata was syadaidal mihan, ma dzhara minha wa ma bathana, min baladina hadza khassah, wa min buldanil muslimina aammah, innaka ala kulli syai’in qadir, wa shallallahu ala sayyidina muhammadin wal hamdulillahi rabbil ‘alamin.”

 Semoga Allah memberi rahmat dan salam atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW beserta seluruh keluarganya dan sahabatnya.

Atau bisa juga ditambahkan redaksi:

اللهم إنا نستعينك ونستغفرك ونستهديك ونؤمن بك ونتوكل عليك ونثني عليك الخير كله، نشكرك ولا نكفرك ونخلع ونترك من يفجرك. اللهم إياك نعبد ولك نصلي ونسجد وإليك نسعى ونحفد نرجو رحمتك ونخشى عذابك إن عذابك بالكفار ملحق

Allahumma inna nasta’inuka wa nastaghfiruka, wa nastahdika wa nu’minu bika wa natawakkalu alaika, wa nutsni alaikal khaira kullahu nasykuruka wa la nakfuruka, wa nakhla’u wa natruku man yafjuruk. Allahumma iyyaka na’budu, wa laka nushalli wa nasjud, wa ilaika nas’a wa nahfid, narju rahmataka wa nakhsya adzabak, inna adzabakal bil kuffari mulhiq.”

Artinya: “Ya Tuhan kami, kami memohon bantuan-Mu, meminta ampunan-Mu, mengharap petunjuk-Mu, beriman kepada-Mu, bertawakkal kepada-Mu, memuji-Mu, bersyukur dan tidak mengingkari atas semua kebaikan-Mu, dan kami menarik diri serta meninggalkan mereka yang mendurhakai-Mu. Tuhan kami, hanya Kau yang kami sembah, hanya kepada-Mu kami hadapkan sholat ini dan bersujud, hanya kepada-Mu kami berjalan dan berlari. Kami mengharapkan rahmat-Mu. Kami takut pada siksa-Mu karena siksa-Mu yang keras itu akan menimpa orang-orang kafir.”

Baca Juga :  Doa Ketika Membasuh Kedua Kaki saat Wudhu

2 KOMENTAR

  1. […] BincangSyariah.Com – Ketika terjadi wabah atau bencana yang menimpa kaum muslimin, kita dianjurkan untuk membaca doa qunut nazilah saat kita melakukan shalat wajib, terutama dalam shalat Shubuh. Namun bagaimana ketika kita melaksanakan shalat sunnah, apakah juga dianjurkan membaca doa qunut nazilah? (Baca: Sunnah Membaca Qunut Nazilah di Musim Covid-19, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahan) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here