Perbanyaklah Baca Istighfar di Bulan Rajab

0
4016

BincangSyariah.Com – Dalam Islam, kita sangat dianjurkan untuk senantiasa bertaubat kepada Allah atas semua dosa dan maksiat yang pernah kita lakukan dengan memperbanyak membaca istighfar. Selain berfungsi untuk menghapus dosa kita, membaca istigfar juga bermanfaat untuk kemuliaan kita hidup di dunia, terutama  jika kita membacanya di bulan Rajab. Karena bulan Rajab disebut bulan istighfar oleh para ulama.

Hal ini sebagaimana telah disebutkan oleh Syaikh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Quds dalam kitab Kanzun Najah was Surur berikut;

قال العلماء : رجب شهر الاستغفار وشعبان شهرالصلاة على النبي المختار ورمضان شهر القرأن

“Ulama berkata, ‘Rajab adalah bulan istighfar, Sya’ban adalah bulan shalawat kepada Nabi Saw, dan Ramadhan adalah bulan al-Quran.”

Oleh karena itu, sejak memasuki awal bulan Rajab, bahkan selama bulan Rajab, kita dianjurkan untuk memperbanyak membaca istighfar. Di antara bacaan istighfar yang sangat dianjurkan untuk kita baca sejak awal sampai akhir bulan Rajab adalah sayidul istighfar. Menurut Syaikh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Quds dalam kitab Kanzun Najah was Surur, sayidul istighfar ini setidaknya dibaca sebanyak tiga kali di waktu pagi hari dan sore hari. Beliau berkata;

ولا تغفل عن سيد الاستغفار الوارد عن النبي صلى الله عليه وسلم وهو : اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ يقرأ ثلاثا صباحا وكذلك مساء

“Dan janganlah kamu lupa dari sayidul istighfar yang telah diajarkan oleh Nabi Saw, yaitu; ‘Allohumma anta robbi, la ilaha illa anta kholaqtani wa ana ‘abduka wa ana ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu. A’udzubika min syarri ma shona’tu, abu-u laka bini’matika ‘alayya wa abu-u bidzambi faghfirli fainnahu la yaghfirudz zunuba illa anta (Ya Allah, Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang patut disembah kecuali Engkau. Engkaulah yang telah menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu dan di atas ikatan janji-Mu yang aku jalankan semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari segala perbuatan jelek yang telah kuperbuat. Aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku kepada-Mu. Maka ampunilah aku, sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni segala dosa kecuali Engkau). Dibaca sebanyak tiga kali di waktu pagi, begitu juga di waktu sore hari.”

Baca Juga :  Ini Kalimat Istighfar Sayidina Umar bin Khaththab

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here