Niat Mewudukan Jenazah

1
22651

BincangSyariah.Com – Mewudukan jenazah hukumnya sunah. Namun berniat ketika mewudukan jenazah adalah wajib. Mewudukan jenazah tidak sah tanpa niat. Hal ini berbeda ketika memandikannya, karena tidak perlu melakukan niat. Artinya, memandikan jenazah tetap dihukumi sah meskipun tanpa diawali niat terlebih dahulu, asalkan sudah memenuhi syarat memandikan jenazah.

Tata cara mewudukan jenazah sama dengan tata cara wudu pada umumnya, mulai dari fardu dan sunah-sunahnya. Hanya saja dalam mewudukan jenazah tidak dianjurkan memasukkan air ke mulut dan hidung jenazah agar tubuh jenazah tidak cepat rusak dengan masuknya air ke dalam tubuhnya.

Berikut adalah lafal niat mewudhukan jenazah laki-laki;

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِهٰذَا الْمَيِّتِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitul wudhu-a li hadzal mayyiti lillahi ta’ala

Saya niat wudu untuk mayit (laki-laki) ini karena Allah Ta’ala

Berikut adalah lafal niat mewudukan jenazah perempuan;

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِهٰذِهِ الْمَيِّتِةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitul wudhu-a li hadzihil mayyitati lillahi ta’ala

Saya niat wudu untuk mayit (perempuan) ini karena Allah Ta’ala

Baca Juga :  Ada Empat Zikir yang Dicintai Allah, Apa Saja?

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here