Niat Ketika Hendak Menjenguk Orang yang Sakit

0
12

BincangSyariah.Com – Mengunjungi dan menjenguk orang yang sakit merupakan perbuatan mulia yang sangat dianjurkan, terutama bagi orang yang masih memiliki hubungan dekat, seperti saudara, teman, tetangga, guru, murid dan lain sebagainya. Islam sangat menganjurkan untuk saling memperhatikan satu sama lain, terutama ketika salah satu di antara yang lain tersebut sedang mendapatkan ujian musibah seperti sakit dan sebagainya. (Baca: Tiga Adab Menjenguk Orang Sakit)

Bagi umat Islam, menjenguk orang sakit merupakan sebuah kewajiban yang harus dilakukan karena hal ini bagian dari salah satu hak bagi seorang muslim terhadap muslim lainnya yang perlu ditunaikan. Dalam hadis riwayat Imam Muslim dari Abu Hurairah, dia berkata bahwa Nabi Saw bersabda;

حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ سِتٌّ. قِيْلَ: مَا هُنَّ يَا رَسُوْلَ اللهِ؟ قَالَ: إِذَا لَقِيْتَهُ فَسَلِّمْ عَلَيْهِ، وَإِذَا دَعَاكَ فَأَجِبْهُ، وَإِذَا اسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْ لَهُ، وَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اللَّهَ فَسَمِّتْهُ، وَإِذَا مَرِضَ فَعُدْهُ، وَإِذَا مَاتَ فَاتَّبِعْهُ

Hak seorang muslim terhadap muslim lainnya ada enam. Sahabat bertanya: Apa saja, wahai Rasulullah? Beliau menjawab; Bila engkau bertemu dengannya maka ucapkanlah salam, bila ia mengundangmu maka hadirilah, bila ia meminta nasihat maka nasihatilah, bila ia bersin dan memuji Allah (mengucap: alhamdulillah) maka jawablah (dengan mengucapkan: yarhamukallah), bila ia sakit maka jenguklah, dan bila ia meninggal dunia maka antarkanlah (jenazahnya hingga makam).

Adapun niat ketika hendak menjenguk dan mengunjungi orang yang sedang sakit, sebagimana disebutkan oleh Sayid Muhammad bin Alawi bin Umar Al-Idrus dalam kitab Al-Niyyat, adalah sebagai berikut;

نَوَيْتُ اَدَاءَ حَقِّ اْلمُسْلِمِ وَامْتِثَالِ اَمْرِ اْلحَبِيْبِ صلى الله عليه وسلم وَاتِّبَاعِ سُنَّتِهِ وَاَنْ يَدْعُوَ لِيْ بِالعَافِيَةِ وَاِدْخاَلِ السُّرُوْرِ عَلَيْهِ

Nawaitu adaa-a haqqil muslimi wamtitsaali amril habiibi shollallaahu ‘alaihi wa sallama wattibaa-‘i sunnatihii wa ayyad’uwalii bil ‘aafiyati wa idkhoolis suruuri ‘alaihi.

Artinya:

Aku berniat menunaikan hak saudara muslim (yang sedang sakit), mengikuti perintah Nabi Saw dan mengikuti sunnahnya, dan agar ia (orang yang sakit) mendoakan kesehatan untukku, dan untuk memasukkan kebahagian ke dalam hatinya.

100%

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here