Mengobati Kemandulan dengan Istighfar dan Sedekah

0
534

BincangSyariah.Com – Salah satu tujuan dari berumah tangga adalah usntuk mendapatkan keturunan. Tentu saja keturunan yang didambakan setiap muslim adalah keturunan yang sholeh yang senantiasa mendoakannya. Keturunan yang sholeh adalah investasi yang keuntungannya bahkan dapat dinikmati setelah mati nanti. Hal ini sebagaimana yang disebutkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari sahabat Abu Hurairah r.a. Rasulullah Saw bersabda :

إِذَا مَاتَ ابنُ آدم انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثٍ: صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أو عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ. رَوَاهُ مُسْلِمٌ

“Jika anak adam (manusia) meninggal dunia, maka terputsulah amalnya kecuali dari tiga perkara (yaitu) sedekah jariyah, atau ilmu yang diambil manfaatnya, atau anak yang sholeh yang mendoakannya”

Selain itu, motivasi memperoleh keturunan bagi seorang muslim ialah agar kelak di akhirat menjadi kebanggaan Rasulullah Saw karena memiliki banyak keturunan. Dalam sebuah hadist Rasulullah Saw bersabda,

تزوجوا الوَدود الوَلود ، فإني مكاثر بكم الأمم يوم القيامة

“Menikahlah dengan perempuan yang penyayang dan subur. Karena aku akan (membanggakan) banyaknya umatku (pada Nabi-nabi lain) di hari kiamat” (HR. Ibnu Hibban, Hakim, Ibnu Majah)

Meskipun begitu, tidak semua orang yang berumah tangga Allah berikan kepada mereka keturunan. Diantara mereka bahkan ada yang mengalami kemandulan. Apakah dari sisi istri, suami atau keduanya. Allah berfirman :

لِلهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ يَهَبُ لِمَنْ يَشَاءُ إِنَاثًا وَيَهَبُ لِمَنْ يَشَاءُ الذُّكُورَ أَوْ يُزَوِّجُهُمْ ذُكْرَانًا وَإِنَاثًا وَيَجْعَلُ مَنْ يَشَاءُ عَقِيمًا إِنَّهُ عَلِيمٌ قَدِيرٌ

“Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi, Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki, Dia memberikan anak-anak perempuan kepada siapa yang dikehendaki dan memberikan anak-anak laki-laki kepada siapa yang dia kehendaki, atau Dia menganugrahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan (kepada siapa) yang dikehendaki-Nya, dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia maha mengetahui lagi mahakuasa.” (Qs. Asy-Syura :49-50)

Baca Juga :  Sunnah Membaca Qunut Nazilah di Musim Covid-19

Memberikan keturunan adalah hak prerogatif Allah. Jika Dia berkehendak maka Allah beri keturunan kepada mereka. Jika tidak berkehendak, Allah tahan keturunan dari mereka. Oleh sebab itu, seorang muslim yang mengalami kemandulan harus sepenuhnya bergantung hanya kepada Allah dan melakukan usaha-usaha sebagaimana ditunjukkan oleh Allah dan Rasul-Nya.

Diantara tuntunan Islam untuk usaha mengobati kemandulan adalah dengan istighfar dan sedekah. Dan tentu saja, harus dibarengi dengan usaha-usaha lahir seperti memeriksakan ke dokter apa penyebab kemandulannya. Imam Al-Qurthubi meriwayatkan dari Ibnu Shabih, sebagaimana dikutip dalam buku At-Tadawi bil istighfar, ad-Du’a, as-Shalat, al-Qur’an, ِAs-Shaum, As-Shadaqoh karya Syaikh Hasan Ahmad Al-Hammam, yang mengatakan, “Seseorang pernah mengadu mengenai kondisi kelaparan kepada Hasan Al-Bashri. Maka beliau berkata kepadanya, ‘Beristighfarlah kepada Allah!’.

Yang lain berkata kepada beliau, “Berdoalah kepada Allah agar Dia menganugerahiku seorang anak!” Maka beliau berkata kepadanya, “Beristighfarlah kepada Allah!” Yang lain mengadukan lagi tentang kegersangan kebunnya. Maka beliau berkata kepadanya, “Beristighfarlah kepada Allah!”.

Merasa heran, Rabi’ Bin Shabih berkata kepada beliau, “Beberapa orang telah mendatangimu untuk mengadukan berbagai macam perkara, namun engkau hanya memerintahkan kepada mereka agar beristighfar?”

Beliau pun menjawab, “Apa yang telah kuucapkan itu sedikitpun bukan dari diriku sendiri. Sebab, Allah berfirman, “Maka kukatakan kepada mereka, ‘Mohonlah ampun kepada Rabmu, sesungguhnya Dia adalah maha pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat. Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.’”(QS. Nuh :10-12)

Selain beristighfar, usaha yang dapat dilakukan oleh seseorang untuk mendapatkan keturunan adalah bersedekah. Dalam hal ini, ada sebuah hadist tentang keutamaan bersedekah yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit termasuk penyakit mandul. Rasulullah Saw bersabda :

Baca Juga :  Doa Rasulullah Ketika Memakai Cincin

داووا مرضاكم بالصدقة

Sembuhkanlah orang-orang yang sakit di antara kalian dengan sedekah.” (HR. Al-Dailami).

Abu Hanifah meriwayatkan dalam musnadnya, dari Jabir Bin Abdullah bahwa seseorang mendatangi Nabi lalu berkata, “Wahai Rasulullah, saya tidak dikaruniai seorang anak pun sehingga saya tidak memiliki anak.” Rasulullah Saw bersabda :

أين أنت من كثرة الاستغفار وكثرة الصدقة ترزق بهما

“Sudahkah kamu memperbanyak beristighfar dan bersedekah, kamu akan dikaruniai (anak) berkat keduanya.”

Orang itu akhirnya meperbanyak istighfar dan sedekah. Jabir berkata, “Dan orang itu dikaruniai Sembilan anak laki-laki.” Wallohu a’lam bisshowab

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here