Doa Hasan Al-Bashri Ketika Mendengar Teman Melahirkan

0
634

BincangSyariah.Com – Ketika kita mengetahui saudara, teman, dan tetangga melahirkan seorang anak, baik laki-laki atau perempuan, kita dianjurkan untuk mendoakan kebaikan dan keberkahan untuk orang tua dan anak yang baru dilahirkan tersebut.

Dalam banyak riwayat disebutkan bahwa Nabi saw. senantiasa mendoakan anak yang baru lahir, baik ketika Fatimah melahirkan Hasan dan Husain maupun ketika istri-istri sahabat yang melahirkan. Disebutkan dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Abu Musa, dia berkata;

وُلِدَ لِي غُلاَمٌ، فَأَتَيْتُ بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَسَمَّاهُ إِبْرَاهِيمَ، فَحَنَّكَهُ بِتَمْرَةٍ، وَدَعَا لَهُ بِالْبَرَكَةِ، وَدَفَعَهُ إِلَيَّ

Ketika anakku lahir, aku membawanya ke hadapan Nabi saw.  Kemudian beliau memberinya nama Ibrahim,  dan menahnik dengan kurma lalu mendoakannya dengan keberkahan. Kemudian beliau mengembalikannya kepadaku.

Oleh karena itu, ketika Hasan Al-Bashri mendengar seseorang melahirkan, maka beliau mendoakan keberkahan sebagai berikut;

جَعَلَهُ اللَّهُ مُبَارَكًا عَلَيْكَ وَعَلَى أُمَّةِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Ja’alahullahu mubarokan ‘alaika wa ‘ala ummati muhammadin shollahu ‘alaihi wa sallam.

Semoga Allah menjadikannya (anak yang dilahirkan) keberkahan atasmu dan atas umat Nabi Muhammad Saw.

Doa ini berdasarkan riwayat Imam Al-Thabrani dalam kitab Al-Du’a’, dari Al-Sari bin Yahya, dia berkisah;

أَنَّ رَجُلًا مِمَّنْ كَانَ يُجَالِسُ الْحَسَنَ وُلِدَ لَهُ ابْنٌ فَهَنَّأَهُ رَجُلٌ فَقَالَ: لِيَهْنِكَ الْفَارِسُ، فَقَالَ الْحَسَنُ: وَمَا يُدْرِيكَ أَنَّهُ فَارِسٌ لَعَلَّهُ نَجَّارٌ، لَعَلَّهُ خَيَّاطٌ قَالَ: فَكَيْفَ أَقُولُ؟ قَالَ: قُلْ جَعَلَهُ اللَّهُ مُبَارَكًا عَلَيْكَ وَعَلَى أُمَّةِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Sesungguhnya seseorang yang bermajlis taklim dengan Hasan (Al-Bashri) mempunyai anak laki-laki yang baru lahir. Seorang lelaki memberinya selamat dengan berkata; ‘Selamat, seorang kesatria untukmu.’ Hasan Al-Bashri berkata; ‘Dan apa yang kau maksud bahwasanya ia adalah kesatria? Boleh jadi ia adalah tukang kayu, boleh jadi ia adalah penjahit.’  Orang itu berkata; ‘Lantas apa yang sebaiknya kukatakan? Hasan Al-Bashri berkata; Katakanlah, ‘Ja’alahullahu mubarokan ‘alaika wa ‘ala ummati muhammadin shollahu ‘alaihi wa sallam.’

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here