Mana yang Lebih Utama, Alhamdulillah atau Laa Ilaha Illallah?

1
1229

BincangSyariah.Com – Tahmid dan tahlil termasuk kalimat thoyyibah. Tahmid adalah alhamdulillah dan tahlil adalah laa ilaha illallah. Keduanya sama-sama baik untuk dijadikan wiridan atau zikiran. Namun, jika diukur, manakah yang lebih utama dai keduanya menurut para ulama?

Jawaban dari pertanyaan tersebut terdapat dalam kitab Is’adurrofiq (h. 8). Meskipun keduanya sama-sama kalimah thoyyibah, tapi ulama berbeda pendapat mana yang lebih utama diantara kedunya.

Pertama, yang lebih utama adalah hamdalah. Alasannya karena dalam tahmid terdapat tauhid (pengesaan) dan pujian sedangkan dalam tahlil hanya ada pengesaan Allah Swt. saja.

Pendapat yang pertama ini dikokohkan dengan sebuah hadis, yakni,

من قال لا اله الله كتب له عشرون حسنة وحط عنه عشرون سيئة ومن قال الحمد لله رب العالمين كتب له ثلاثون حسنة وحط عنه ثلاثون سيئة

Man qola laa ilaha illaallah kutiba lahu ‘isyruna hasanatan wahuththo ‘anhu ‘isyruna sayyiatan waman qola alhamdulillahi robbil alamin kutiba lahu tsalatsuna hasanatan wahuththo anhu tsalatsuna sayyiatan.

Barangsiapa yang mengatakan “laa ilaha illaallah” maka ia akan dicatat sebagai duapuluh kebaikan dan dihapus duapuluh keburukan darinya. Dan barangsiapa yang mengucapkan “alhamdulillahi robbil alamin”, maka ia akan dicatat sebagai tiga puluh kebaikan dan akan dihapus darinya tiga puluh keburukan.

Dalam hadits tersebut hamdalah lebih unggul sepuluh daripada kalimat tahlil. Jadi, tidak salah pendapat yang pertama lebih mengunggulkan kalimat tahmid.

Kedua, lebih utama tahlil daripada tahmid. Alasan ulama yang kedua ini adalah karena tahlil dapat menghilangkan kekafiran dalam diri seseorang. Selain itu, yang menjadi pertanyaan untuk makhluk adalah tentang tahlil. Pendapat kedua ini berlandaskan hadiss nabi sebagai berikut,

مفتاح الجنة لا اله الا الله وافضل ما قلته انا والنبيون من قبلي لا اله الا الله

Baca Juga :  Zikir Pengganti Sujud Tilawah

Miftahul jannati laa ilaha illaallahu wa afdholu ma qultuhu ana wannabiyyuna min qobli laa ilaha illaallah.

Kunci surga adalah kalimat laa ilaha illaallah. Adapun paling utamanya yang aku ucapkan dan para nabi sebelumku adalah laa ilaha illaallah.

Jadi, menurut pendapat yang kedua, berdasarkan hadits tersebut, lebih utama tahlil daripada tahmid. Mengenai 30 banding 20, tentunya hal ini bukanlah ukuran satu-satunya. Karena terkadang jumlah yang lebih banyak masih lebih utama yang lebih sedikit. Gampangnya 30 kardus berisi kapas lebih ringan dari 20 kardus berisi batu.

Namun, terlepas dari kedua perbedaan pendapat di atas, keduanya adalah sama-sama utama bagi kita. Semoga kita menjadi orang yang banyak menyebut tahmid dan tahlil menjadi pamungkas ucapan kita. Amin.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here