Lafaz Shalawat Fatih: Arab, Latin, dan Keutamaannya

0
359

BincangSyariah.Com – Shalawat merupakan salah satu bentuk amalan untuk memberikan pujian kepada Nabi Muhammad saw. Dimana shalawat mengandung permohonan dan mendoakan Nabi beserta keluarganya agar senantiasa mendapatkan limpahan berkah dari Allah SWT. Bagi yang membacanya juga akan mendapat manfaat berupa syafaat dari Nabi Muhammad SAW.

Shalawat Fatih mengandung makna “pembuka pintu (‘arsy).” Sebagaimana namanya, shalawat Fatih merupakan lafal shalawat sebagai wasilah kepada Allah SWT agar segala persoalan yang sedang dihadapi segera terurai.

Adapun lafaz shalawat fatih dan terjemahannya adalah sebagai berikut:

اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِ نَا مُحَمَّدٍنِ الْفَاتِحِ لِمَا اُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ وَالنَّاصِرِ الْحَقَّ بِالْحَقِّ وَالْهَادِي اِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيْمٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ حَقَّ قَدْ رِهِ وَمِقْدَارِهِ الْعَظِيْمِ

Allahumma shalli wa sallim wa barik ‘ala sayyidina Muhammadinil Fatihi lima ughliqa, wal khatimi lima sabaqa, wan nashiril haqqa bil haqqi, wal hadi ila shiratin mustaqim (ada pula yang baca shiratikal mustaqim). Shallallahu ‘alayhi, wa ‘ala alihi , wa ashhabihi haqqa qadrihi wa miqdarihil ‘adzhim

“Ya Allah, limpahkanlah shalawat, salam, dan keberkahan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, pembuka apa yang terkunci, penutup apa yang telah lalu, pembela yang hak dengan yang hak, dan petunjuk kepada jalan yang lurus. Semoga Allah limpahkan shalawat kepadanya, keluarga dan para sahabatnya dengan hak derajat dan kedudukannya yang agung.”

Keutamaan Shalawat Fatih Menurut Para Ulama

Bacaan lafaz shalawat Fatih dikutip dari Kitab Perukunan Melayu yang didalamnya terdapat kutipan dari Syekh Al-Arif Al-Kubra yang menyebutkan semacam khasiat atas pembacaan shalawat fatih tersebut.

Syekh Al-Arif Al-Kubra berkata, “Barang siapa membaca shalawat ini seumur hidupnya sekali, niscaya ia dipelihara Allah Ta’ala dari api neraka dan mewajibkan baginya husnul khatimah.” (h. 52)

Baca Juga :  Agar Puasa Diterima, Bacalah Doa Ini Ketika Berpuasa

Selain mendatangkan keajaiban dalam hidup, membaca shalawat Fatih juga dapat memudahkan urusan, menyelesaikan permasalahan hidup, rezeki yang lancar, dan ridho Allah SWT.

Disebutkan dalam Khulashoh al-wafiyah (h. 69) dan Bughyah al-mustafid (h. 270), “Apabila ada wali al-‘arif billah berumur satu juta tahun yang tidak membaca shalawat fatih, maka orang awam membaca shalawat Fatih 10 kali lebih baik pahalanya dari para wali tersebut.”

Syekh Ahmad at Tijany berkata: “ Keistimewaan shalawat al-Fatih sangat sulit diterima oleh akal, karena ia merupakan rahasia Allah SWT yang tersembunyi. Seandainya ada 100.000 bangsa, yang setiap bangsa itu terdiri dari 100.000 kaum, dan setiap kaum berdiri dari 100.000 orang, dan setiap orang diberi umur panjang oleh Allah SWT sampai 100.000 tahun, dan setiap orang bersholawat kepada nabi setiap hari 100.000x, semua pahala itu belum dapat menandingi pahala membaca shalawat al-Fatih 1x” dimana disebutkan di Jawahir al-Ma’ani, Jilid I, hal. 117)

Shalawat Fatih biasanya dibaca setelah shalat lima waktu, saat membaca tahlil  arwah dan saat berdoa serta kegiatan ibadah lainnya. Adapun Syaikh Muhammad al-Budairi al-Qudsi menganjurkan membaca shalawat Fatih setelah membaca al-Musabbi’at al-Asyr (sepuluh bacaan yang dibaca tujuh kali), yaitu Ayat Kursi, al-fatihah, al-Ikhlas, al-Falaq, aln-Naas, al-Kafirun, tasbih-tahmid-tahlil-takbir-hauqalah, shalawat Ibrahimiyah, doa. Fadhilahnya yakni mendapatkan perlindungan dari bahaya di dunia dan di hari dikumpulkan di padang Mahsyar dan menjadi benteng dari segala keburukan serta celaka.

Demikianlah penjelasan shalawat Fatih dan keutamaannya yang sebenarnya masih lebih banyak lagi. Dimana penulis tidak mampu menyebutkan serta tidak mampu menjangkau angan-angan karena luasnya kuasa allah SWT. Semoga Allah senantiasa membiasakan hati dan mulut kita untuk senantiasa bershalawat kepada baginda Nabi Muhammad saw.

Baca Juga :  Agar Terhindar dari Kesedihan, Bacalah Shalawat Ini

Wallahu a’lam bisshowaab

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here