Kunci Rezeki dalam al-Qur’an dan Hadis

0
2416

BincangSyariah.Com – Secara bahasa rezeki bermakna al-hadz wa an-nashiib (bagian). Sedangkan secara istilah, sebagian ulama mendefinisikannya dengan sesuatu yang boleh dimanfaatkan, dan orang lain tidak boleh melarang pemanfaatan sesuatu tersebut. (Baca: Allah Menanggung Rezeki Hamba-Nya, Apakah Manusia Tidak Perlu Bekerja?)

Rezeki bukan hanya soal uang, karena bentuk rezeki itu banyak sekali, mencakup segala sesuatu yang bermanfaat bagi kita, seperti: kedudukan, kemampuan, ilmu, kebijaksanaan, watak yang baik, makanan, minuman, pakaian dan lain sebagainya.

Allah telah mengatur semua rezeki hambanya. Dialah yang menganugerahkan kelapangan dan menguji dengan kesempitan. Allah dan Rasul juga telah menunjukkan kunci-kunci rezeki agar kita bisa membuka pintunya dan mendapatkan anugerah rezeki tersebut untuk bekal beribadah.

Berikut adalah sebelas sebab syar’iyyah yang menjadi kunci rezeki sebagaimana dijelaskan dalam al-Qur’an dan hadis Rasulullah SAW:

  1. Istighfar dan Taubat

Allah berfirman dalam Surat Nuh ayat 10-12 yang artinya:

Maka aku katakan kepada mereka: Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun-, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.”

Imam Qurthubi mengatakan, “Ayat ini menunjukkan bahwa kita bisa meminta diturunkan rezeki dan hujan dengan melalui istighfar”.

Ibnu katsir mengatakan, “Jika kalian bertaubat kepada Allah, memohon ampun dan patuh kepadaNya, maka kalian akan mendapatkan rezeki yang berlimpah, Allah akan memberi kalian air dari berkah langit, Allah akan menumbuhkan tumbuhan dari berkah bumi, susu-susu akan berlimpah, dan Allah akan memberikan kalian harta dan anak-anak….

Istigfar adalah solusi masalah duniawi, sebagaimana kisah Hasan al-Bashri yang didatangi tamu mengadukan soal kekeringan yang melanda, lalu Hasan menjawab, “Beristigfarlah kepada Allah”. Kemudian tamu lain datang mengadukan soal kefakiran dirinya, Hasan pun menjawab, “Beristigfarlah kepada Allah”. Tamu ketiga datang meminta do’a agar diberi keturunan, Hasan juga menjawab, “Beristigfarlah kepada Allah”.

Baca Juga :  Doa Nabi Khidir Ketika Wukuf di Arafah

Jawaban tersebut membuat murid Hasan Bashri penasaran, lalu bertanya, “Wahai guru! Para tamu itu bertanya kepadamu dengan pertanyaan yang berbeda-beda, dan engkau memberikan satu jawaban yang sama, yaitu istigfar”.

Hasan Bashri menjelaskan, bahwa jawaban tersebut bukanlah pendapat pribadinya, melainkan berdasarkan firman Allah dalam Surat Nuh ayat 10-12 di atas.

  1. Takwa

Allah berfirman dalam surat at-Talaq ayat 2-3 yang artinya:

“…Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan Mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya…”

Muad bin Jabal pernah bercerita, beliau mendengar Rasulullah bersabda, “Wahai manusia! Gunakanlah takwa kepada Allah sebagai perdagangan, maka rezeki akan datang kepadamu tanpa (membutuhkan) barang dagangan dan transaksi jual beli….

  1. Tawakal

Rasulullah SAW bersabda, “Jika saja kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, maka Allah akan memberi kalian rezeki sebagaimana Dia telah memberikan rezeki kepada burung yang berangkat pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang.

  1. Menyibukkan Diri dengan Ibadah

Salah satu pintu rezeki adalah mendedikasikan diri sepenuhnya kepada Alah SAW. Setiap ibadah hendaklah dilakukan dengan hati yang hadir, khusyuk dan tunduk. Rasululah bersabda dalam hadis qudsi:

“Tuhan kalian Ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, sibukkanlah dirimu dengan beribadah kepadaKu, maka Aku akan memenuhi hati kalian dengan kekayaan dan memenuhi kedua tangan kalian dengan rezeki. Wahai anak Adam, janganlah menjauh dariKu, maka Aku akan memenuhi hati kalian dengan kefakiran dan memenuhi kedua tangan kalian dengan pekerjaan.

  1. Salat

Allah berfirman dalam surat Thaha ayat 132 yang artinya:

dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezki kepadamu, kamilah yang memberi rezki kepadamu. dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.”

  1. Mengerjakan Berturut-turut antara Haji dan Umrah
Baca Juga :  Allah Menjamin Rezeki Pencari Ilmu

Rasulullah SAW bersabda, “Kerjakanlah berturut-turut antara haji dan umrah, karena keduanya bisa menghilangkan kefakiran dan dosa, sebagaimana al-kiir (ububan api) menghilangkan kotoran besi, emas dan perak. Tidak ada balasan bagi haji yang mambur kecuali surga.

  1. Silaturrahim

Rasulullah SAW bersabda, “Siapa saja yang ingin diluaskan rezekinya atau diakhirkan kematiannya, hendaklah dia menyambung tali kekerabatan.”

Al-Adhim al-Abadi menjelaskan dalam ‘Aun al-Ma’bud, silaturrahim tidak hanya soal berkunjung kepada kerabat, melainkan semua perbuatan baik kepada mereka; menyayangi, lemah lembut, menjaga keadaan mereka dan lain sebagainya, walaupun mereka berada di tempat yang jauh dari kita.

  1. Menginfakkan Harta di Jalan Allah

Allah berfirrman dalam surat as-Saba’ ayat 39 yang artinya:

“…dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezki yang sebaik-baiknya.”

Rasulullah juga bersabda dalam hadis qudsi, “Allah Azza wa Jalla berfirman: Nafkahkanlah wahai anak Adam, maka engkau akan diberi nafkah”.

Dalah hadis lain Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya pertolongan itu turun dari langit disesuaikan dengan kadar mu’nah (beban)”.

  1. Menginfakkan Harta untuk Pencari Ilmu

Sahabat Anas bercerita: Pada masa Rasulullah SAW ada dua orang bersaudara, salah satunya mendatangi Nabi (untuk mencari ilmu), sedangkan yang lain bekerja. Kemudian yang bekerja itu mengadukan saudaranya (yang mencari ilmu) kepada Nabi SAW. Lalu Nabi bersabda, “Barangkali engkau akan diberi rezeki sebab saudaramu.”

  1. Bebuat Baik kepada Kaum Lemah

Berbuat baik kepada kaum lemah dengan memberikan bantuan kepada mereka merupakan salah satu sebab terbukanya pintu rezeki. Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah kalian ditolong dan diberi rezeki kecuali sebab kaum lemah kalian. 

  1. Berhijrah
Baca Juga :  Saat Bangun Tidur, Bacalah Ayat Ini Agar Selalu Jadi Manusia yang Cerdas

Bumi Allah sangarlah luas, sehingga ketika di suatu tempat kita tidak menemukan rezeki, maka kita akan mendapatkannya di tempat lain. Oleh karenanya, berhijrah berupakan salah satu kunci pembuka rezeki sebagaimana firman Allah dalam surat an-Nisa ayat 100 yang artinya:

Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezki yang banyak.”

Demikianlah beberapa pintu rezeki berdasarkan al-Qur’an dan hadis, semoga dalam kondisi sulit saat ini, kita semua diberi kesabaran, kemudahan dan jalan keluar oleh Allah SWT. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here