Ini Doa Memohon Kesucian Jiwa

0
3359

BincangSyariah.Com – Penyucian jiwa adalah upaya sungguh-sungguh agar matahari kalbu tidak mengalami gerhana dan bulannya selalu memberi penerangan. Dimana seseorang harus berusaha agar siangnya tidak keruh dan tidak pula kegelapannya bersinambung. Benar adanya bahwa setiap jiwa pasti pernah berbuat kesalahan, namun yang bisa bangkit untuk  tobat dan memperbaiki diri dalam waktu setelahnya adalah ia berusaha menyucikan kembali.

Sebuah ayat yang patut direnungkan adalah firman Allah dalam QS Asy Syams ayat kesembilan dan kesepuluh. Ayat tersebut adalah sebagai berikut:

قَدْ أَفْلَحَ مَن زَكَّاهَا وَقَدْ خَابَ مَن دَسَّاهَا

Sungguh berbahagia orang yang menyucikan jiwanya dan sungguh merugi orang yang justru mengotorinya     

Ia yang terus menjaga kesucian jiwanya adalah orang yang beruntung dan bahagia. Sebaliknya, jika ia mengotori jiwanya adalah orang yang merugi. Sebab itulah kenapa orang yang telah berbuat maksiat atau berbuat dosa selalu diiringi oleh rasa bersalah atau takut kepada Tuhan. Namun ia tidak bisa mengalahkan ego dirinya, sehingga ia terbawa oleh bisikan setan untuk tetap melakukannya.

Untuk setiap jiwa yang pernah berbuat maksiat dan berbuat kesalahan, mari kita bersama meraih kesucian jiwa kita dengan bertobat kepada-Nya. Menyucikan jiwa dari noda-noda dan berbagai macam dosa dengan ketaatan dan keimanan adalah kunci kebahagiaan dan keberuntungan dunia akhirat. Kita koreksi kembali kesalahan yang telah lalu dan kontrol keimanan sesering mungkin. Jika ada yang tidak sesuai dengan ajaran Islam, kita menyadari dan menyesali, kemudian kembali ke jaan yang benar.

Tidak mudah memang, namun Allah selalu memberi jalan bagi setiap jiwa yang menyucikan dirinya. Disebutkan dalam kitab Tafsir Ibnu Kasir, diceritakan dari Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah berdoa setiap membaca ayat Asy Syams ayat ketujuh “dan jiwa serta penyempurnaanya”. Doa tersebut adala sebagai berikut:

Baca Juga :  Doa Habib Abdullah Al-Haddad Setelah Membaca Surah Yasin

اللهم ات نفسي تقواها وزكها أنت خير من زكها أنت وليها ومولاها

Allahumma ‘ati nafsi taqwaha wa zakkaha anta khairu man zakkaha anta waliyyuha wa maulaha

Ya Allah berikan jiwaku ini ketakwaan, sucikan ia, Engkaulah sebaik-baik yang mensucikannya, Engkau penolongnya dan pemiliknya.  (HR Muslim).

Doa tersebut mengajak kita untuk terus berada di jalan yang benar. Sebuah permohonan kepada-Nya agar Allah senantiasa menjaga kesucian jiwa. Jika Rasulullah saja yang sudah dijaga dari perbuatan dosa masih berdoa untuk kesucian jiwanya, masih enggankah kita yagn penuh dosa untuk berdoa demi kesucian jiwa kita? Semoga kita termasuk orang yang beruntung dan berbahagia dunia-akhirat. Aamiin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here