Ini Cara Niat Puasa Ayyamus Sud

1
836

BincangSyariah.Com – Selain dianjurkan berpuasa pada tanggal 13, 14 dan 15, kita juga dianjurkan untuk berpuasa pada tanggal 28, 29 dan 30. Tanggal 13, 14 dan 15 disebut dengan Ayyamul Bidh, sementara tanggal 28, 29 dan 30 disebut dengan Ayyamus Sud. Disebut Ayyamus Sud karena pada tanggal tersebut bulan sudah gelap, tidak bercahaya.

Menurut Imam al-Mawardi, berpuasa pada tanggal 28, 29 dan 30 dari kalender Hijriyah adalah sunah. Namun jika dalam sebulan Hijriyah hanya berjumlah 29 hari saja, maka disunahkan untuk memulai puasa dari tanggal 27, 28 dan 29. Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Imam al-Ramli dalam kitab Nihayatul Muhtaj ila Syarh al-Minhaj berikut;

قَالَ الْمَاوَرْدِيُّ: وَيُسَنُّ صَوْمُ أَيَّامِ السُّودِ وَهِيَ الثَّامِنُ وَالْعِشْرُونَ وَتَالِيَاهُ، وَيَنْبَغِي أَنْ يُصَامَ مَعَهَا السَّابِعُ وَالْعِشْرُونَ احْتِيَاطًا

“Imam al-Mawardi berkata, ‘Disunahkan juga berpuasa di Ayyamus Sud (hari-hari gelap), yaitu pada tanggal 28 dan dua hari setelahnya. Dan hendaknya berpuasa dari tanggal 27 sebagai bentuk kehati-hatian.”

Adapun lafal niat Ayyamus Sud adalah sebagai berikut; 

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ اَيَّامَ اْلسُّوْدِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى.

Nawaitu shouma ghadin ayyamas sudi sunnatan lillahi ta’ala.

“Saya niat berpuasa besok pada (ayyamus sudi) hari-hari gelap sunah karena Allah Ta’ala.”

Baca Juga :  Apakah Puasa Arafah Harus Sesuai dengan Hari Wukuf di Arafah?

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here