Ini Ayat yang diturunkan Ketika Nabi Sedih Meninggalkan Makkah untuk Hijrah ke Madinah

0
7463

BincangSyariah.Com – Ketika penganiayaan dan penindasan yang dilakukan kaum Quraish kepada orang-orang yang telah masuk Islam semakin menjadi-jadi, Allah ta’ala memerintahkan umat Nabi Muhammad tersebut untuk meninggalkan Makkah dan berhijrah ke Madinah.

Ketika semua umatnya telah berpindah ke kota Madinah, tibalah giliran Nabi Muhammad Saw untuk bersiap bertolak ke kota tersebut. Akan tetapi di tengah perjalanan hati sang Nabi merasa sedih untuk meninggalkan Makkah.

Karena Makkah adalah kampung halamannya, meskipun para kaum Quraish belum beriman tapi ia masih termasuk bagian dari suku terbesar di Makkah waktu itu, yang mana pamannya Abu Thalib merupakan salah satu pembesar kaum tersebut. Sebab itu, tidak ada yang berani mengusik Nabi Muhammad berkat pengamanan dari sang paman.

Tapi tidak demikian dengan umatnya yang lain, mereka tidak selamat dari penindasan kejam para kaum Quraish. Oleh karena itulah akhirnya Allah Swt menyuruh Umat Muslim pindah ke Madinah, selain agar Islam lebih berkembang di luar Makkah.

Di tengah kemasghulan hati Rasul tersebut, Allah Swt. akhirnya menurunkan QS. Al-Qashasha ayat 85 berikut ini

إِنَّ الَّذِي فَرَضَ عَلَيْكَ الْقُرْآنَ لَرَادُّكَ إِلَىٰ مَعَادٍ

Sesungguhnya yang mewajibkan atasmu (melaksanakan hukum-hukum) Al Quran, benar-benar akan mengembalikan kamu ke tempat kembali…….. (QS. Al-Qashash: 85)

Menurut Prof. Quraish Shihab, ayat di atas diturunkan sebagai janji Allah bahwa suatu saat Nabi bisa kembali ke Makkah. Terbukti hal tersebut terlaksana ketika terjadi peristiwa Fathul Makkah.

Para ulama mengatakan ayat di atas bisa digunakan sebagai doa bagi orang yang akan melakukan perjalanan jauh agar bisa kembali ke tempat asalnya dengan selamat. Wallahu’alam.

Baca Juga :  Hikmah di Balik Hijrahnya Rasulullah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here