Ini 5 Tips Agar Doa Cepat Dikabulkan

1
322

BincangSyariah.Com- Setiap orang pasti ingin doanya segera terkabul. Lalu, bagaimana caranya? Berikut adalah lima tips agar doa cepat dikabulkan yang terdapat di dalam kitab Al-Wafi. Kitab syarah dari Al-Arba’in An-Nawawiyah karya Dr. Mustafa Dieb Al-Bugha Muhyidin Mistu. (Baca: Doa Imam al-Ghazali Ketika Harapan dan Doa Dikabulkan)

  1. Konsentrasi dan penuh harapan

Salah satu penyebab terpenting dikabulkannya doa adalah kehadiran hati dan harapan akan dikabulkannya doa tersebut. Abu Hurairah r.a. berkata, bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Berdoalah kepada Allah dengan harapan akan dikabulkan. Karena Allah tidak akan menerima doa dari hati yang lalai dan kosong dari harapan.” (H.R. At-Tirmidzi)

Abdullah bin Umar r.a. berkata, bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya hati itu bagaikan bejana. Sebagiannya lebih luas dari sebagian yang lain. Jika kalian meminta kepada Allah, maka mintalah dengan penuh harap bahwa doa itu akan dikabulkan. Karena Allah tidak akan mengabulkan doa seseorang dari hatinya yang lalai.” (H.R. Ahmad)

  1. Penuh keyakinan

Artinya, dalam berdoa, seseorang harus yakin dan tidak boleh menampakkan keraguan, baik dalam hati maupun ucapannya. Rasulullah saw. melarang seorang berdoa dengan mengucapkan, “Ya Allah, ampunilah aku jika Engkau berkenan. Ya Allah, rahmatilah aku jika Engkau berkenan.” Akan tetapi, dalam berdoa, harus dengan perasaan yakin. Karena Allah swt. akan berbuat apa saja tanpa ada yang memaksa.” (H.R. Muslim)

  1. Bersungguh-sungguh

Allah swt. senang terhadap hamba-Nya yang menampakkan kesungguhan ibadah dan mengungkapkan segala kebutuhan-nya kepada-Nya. dengan harapan Allah swt. akan memenuhi permintaannya.

Selama seorang hamba berdoa dengan sungguh-sungguh dan benar-benar mengharap untuk dikabulkan, berarti ia telah mendekati untuk dikabulkan. Perlu diingat, bahwa orang yang mengetuk “pintu”, besar kemungkinan akan dibukakan pintu itu.

Baca Juga :  Doa Ketika Melihat Orang Lain Tertawa Karena Bahagia

Allah swt. berfirman, “Dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (Al-A’raf: 56)

Anas r.a. berkata, bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Jangan lelah untuk berdoa, karena tidak ada orang yang mati karena berdoa.” (H.R. Al-Hakim)

Rasulullah saw. juga bersabda, “Barangsiapa yang tidak mau berdoa kepada Allah, niscaya Allah marah kepadanya.” (H.R. Ibnu Majah)

Seorang sahabat r.a. menyebutkan bahwa jika seorang hamba berdoa kepada Tuhannya, dan Allah menyukainya, Allah swt. berfirman, “Hai Jibril, jangan terburu-buru mengabulkan doa hamba-Ku ini. Aku masih senang mendengar suaranya.”

  1. Tidak terburu-buru

Rasulullah saw. melarang seorang mukmin meninggalkan doa karena doanya belum juga dikabulkan. Bahkan Rasulullah saw. menganggapnya sebagai faktor tidak dikabulkannya doa. Karena itu, seseorang dituntut untuk senantiasa berdoa dan agar tidak putus harapannya kepada Allah swt.

Rasulullah saw. bersabda, “Akan dikabulkan doa seseorang, selama ia tidak terburu-buru minta dikabulkan doanya, hingga mengatakan, “Saya telah berdoa kepada Tuhanku namun belum juga dikabulkan.” (Muttafaq alaih)

  1. Rezeki yang halal

Di antara faktor terpenting dikabulkannya doa adalah rezeki yang halal. Sebaliknya, di antara faktor tidak dikabulkannya doa adalah ketidakpedulian seseorang dengan rezekinya, apakah halal atau haram.

Inilah yang ditegaskan Rasulullah saw. dalam sabdanya, “Seorang laki-laki yang mengulurkan kedua tangannya ke langit, seraya berdoa, “Ya Tuhan, Ya Tuhan.” Sedangkan makanan, minuman, dan pakaiannya haram. Ia kenyang dengan barang haram. Bagaimana mungkin doanya dikabulkan?” (H.R. Muslim dan yang lain)

Dalam hadisnya yang lain beliau bersabda, “Hai Sa’d, makanlah dari makanan yang baik (halal), niscaya doamu akan selalu dikabulkan.” (H.R. At-Thabrani)

Baca Juga :  Doa Saat Melihat Orang yang Baru Meninggal

Demikianlah lima tips agar doa dikabulkan. Di samping itu, kita juga harus memperhatikan adab-adab dalam berdoa, seperti menghadap kiblat, mengangkat tangan, serta membuka dan mengakiri doa dengan memuji Allah dan membaca shalawat. Wa Allahu a’lam bis shawab.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here