Hukum Mengamalkan Wiridan yang Tak Pernah Diajarkan Nabi

0
1229

BincangSyariah.Com – Islam menganjurkan kepada umatnya untuk selalu berdoa dimanapun ia berada. Artinya, berdoa prinsipnya tak terkait dengan waktu karena hakikat dari doa merupakan bentuk pengabdian diri kepada Tuhan yang telah menciptakannya. Selain itu doa juga sebagai pengakuan diri atas kelemahan dan ketidakmampuan dalam mengahadapi segala permasalahan yang ia hadapi.

Banyak jenis doa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW baik dari Al-Qur’an, Hadis atau, lafaz para sahabat atau dari para ulama. Sayangnya ada sebagian golongan yang menuduh bahwa doa yang dikarang oleh para ulama dianggap menyimpang. Tegasnya, tidak sesuai ajaran dari Nabi seperti doa saat membasuh anggota badan dalam berwudhu. Benarkah demikian, sebuah penyimpangan mengamalkan wiridan yang tidak pernah diajarkan Nabi?

Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menjelaskan bahwa para ulama justru menganjurkan membaca doa yang diajarkan para sahabat maupun tabi’in. Selain itu, dianjurkan juga membaca doa yang diajarkan ulama setelah tabi’in. Misalnya doa saat membasuh anggota wudhu seperti membaca doa dibawah ini setelah basmalah

الحمد لله الذي جعل الماء طهورا

“Segala puji bagi Allah yang menjadikan air sebagai alat untuk bersuci”.

Hal ini sesuai dengan pendapat dalam Fatawa Dar Ifta’ Al-Misriyyah yang menyatakan bahwa tak masalah membaca doa-doa yang dibaca saat membasuh anggota wudhu walau tak ada keterangan dari Nabi, namun dari generasi salaf (sahabat, tabi’in atau murid-muridnya) karena hal ini masuk kategori perintah untuk berdzikir secara umum dan tak ada larangan tentang hal itu.

Dari sini dapat disimpulkan bahwa mengamalkan doa dari sahabat, tabi’in atau dari ulama diperbolehkan hukumnya seperti mengamalkan hizib Nashar, hizib Bahar, ataupun kumpulan wirid seperti Ratih Al-Haddad, Ratib al-Attas dan lainnya.

Baca Juga :  Anjuran Membaca Sayidul Istighfar di Bulan Rajab

Tulisan ini sudah dipublikasikan di Islami.co



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here