Hukum Menambah Lafaz Zikir Melebihi yang Diajarkan Nabi

0
772

BincangSyariah.Com – Bagaimana hukum menambah lafaz zikir tertentu melebihi dari apa yang telah dibaca oleh Nabi Saw atau diajarkan pada para sahabatnya, apakah boleh?

Nabi Saw telah mengajarkan beberapa doa dan zikir kepada para sahabatnya. Para ulama telah mengumpulkan doa dan zikir Nabi Saw ini dalam bentuk kitab tersendiri, seperti kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi, ‘Amal al-Yaum wa al-Laylah karya Ibnu Sunni, dan lainnya.

Terkait menambah lafadz tertentu pada kalimat zikir yang telah dibaca oleh Nabi Saw atau diajarkan pada sahabatnya, sebagian besar para ulama mengatakan boleh. Hal ini karena banyak sahabat Nabi Saw yang menambah lafadz tertentu pada zikir yang telah diajarkan oleh Nabi Saw.

Ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Malik dalam kitab Al-Muwaththa’ dari Nafi’;

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ أَنَّ تَلْبِيَةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ قَالَ وَكَانَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ يَزِيدُ فِيهَا لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ وَسَعْدَيْكَ وَالْخَيْرُ بِيَدَيْكَ لَبَّيْكَ وَالرَّغْبَاءُ إِلَيْكَ وَالْعَمَلُ

Dari Abdullah bin Umar, sesungguhnya kalimat talbiyah Rasulullah Saw adalah; ‘Labbaikallahumma labbaika, labbaika laa syariika laka labbaika, innal hamda wan ni’mata laka wal mulka laa syariika laka. Nafi’ berkata; ‘Kemudian Abdullah bin Umar pada kalimat talbiyah itu menambahkan lafadz, ‘Labbaika labbaika labbaika wa sa’daika wal khairu biyadaika labbaika warroghba-u ilaika wal ‘amalu.’

Hadis ini menjadi dalil bahwa menambah lafaz tertentu pada kalimat zikir yang telah diajarkan oleh Nabi Saw diperbolehkan. Abdullah bin Umar telah memberikan lafaz tambahan pada kalimat talbiyah Nabi Saw. Tentu jika menambah lafaz tertentu pada kalimat zikir yang telah diajarkan oleh Nabi Saw tidak boleh, maka hal itu tidak akan dilakukan oleh Nabi Saw. Hal ini karena Abdullah bin Umar adalah sahabat yang paling ittiba’ kepada Nabi Saw.

Baca Juga :  Hukum Berzikir Ketika Sedang Berhubungan Badan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here