Hukum Membacakan Surah Alfatihah untuk Kesembuhan Penyakit

0
4252

BincangSyariah.Com – Membaca Alfatihah saat berbagai aktivitas, seperti permulaan dan akhir berdoa, memulai pengajian, berdoa untuk kesembuhan penyakit, itu sangat dianjurkan berdasarkan dalil umum dan khusus.

Terkait dalil umum, terdapat beberapa ayat yang menjelaskan tentang keutamaan membaca Al-Qur’an, dan surah Alfatihah termasuk di dalamnya. Allah Swt. berfirman:

﴿إِنَّ الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللهِ وَأَقَامُوا الصَّلاَةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلاَنِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ تَبُورَ﴾ [فاطر: 29]

Orang-orang yang mendawamkan membaca Al-Qur’an, mengerjakan salat, berinfak dari sebagian harta yang Kami berikan pada mereka, baik dalam keadaan tersembunyi atau terang-terangan itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan pernah habis (Q.S. Fatir; 29)

Di antara dalil khusus yang membolehkan membacakan Alfatihah untuk orang yang sakit adalah hadis riwayat Jabir berikut.

ويقول لجابر بن عبد الله رضي الله عنهما: «يَا جَابِرُ، أُخْبُرِكَ بِخَيْرِ سُورَةٍ نَزَلَتْ فِي الْقُرْآنِ؟» قَالَ: بَلَى يَا رَسُولَ اللهِ، قَالَ: «فَاتِحَةُ الْكِتَابِ»، قال راوي الحديث: وأحسبه قال: «فِيَها شِفَاءٌ مِنْ كُلِّ دَاءٍ» رواه البيهقي في “شعب الإيمان”.

Nabi Muhammad saw. bertanya pada Jabir, “Jabir, maukah aku beritahu padamu tentang surah terbaik yang terdapat dalam Al-Qur’an?” “Iya, saya mau, Rasul,” jawab Jabir. “Surah Alfatihah,” jawab Rasulullah saw. singkat. Menurut perawi hadis ini, Nabi menambahkan redaksi, “Surah Alfatihah itu bisa menjadi obat dari setiap penyakit.”

Mengenai anjuran membaca surah Alfatihah, bahkan Asma binti Abu Bakar menganjurkan membaca surah tersebut tanpa terdapat anjuran khusus dari Rasulullah saw. langsung.

روى ابن أبي شيبة في “المُصَنَّف” (7/ 98، ط. دار الفكر) عن أسماء بنت أبي بكر الصديق رضي الله عنهما قالت: “مَن قرأ بعد الجمعة فاتحةَ الكتاب و﴿قل هو الله أحد﴾ و﴿قل أعوذ برب الفلق﴾ و﴿قل أعوذ برب الناس﴾ حفظ ما بينه وبين الجمعة”.

Baca Juga :  Doa Agar Terhindar dari Perbuatan Murtad

Diriwayatkan dari Asma binti Abu Bakar ra. yang berkata, “Orang yang membaca surah Alfatihah, Alikhlas, dan Muawizatain setelah Jumat itu akan terlindungi antara Jumat saat itu dan Jumat berikutnya (HR. Ibnu Abi Syaibah)

Karena memiliki keutamaan tersendiri, surah Alfatihah juga selalu kita baca saat salat wajib mapun salat sunah. Atas dasar ini, sebagaimana disebutkan dalam riwayat al-Bukhari, sahabat Abu Said al-Khudri juga pernah meruqyah dengan menggunakan surah Alfatihah tanpa sepengetahuan Rasulullah saw. Setelah Abu Sa’id melapor mengenai doa ruqyah menggunakan surah Alfatihah, Rasulullah pun mempersilakan tanpa menyalahkannya sedikit pun.

Sumber: Darul Ifta al-Mishriyyah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here