Hikmah Anjuran Berpuasa Ayyamus Sud, Apa itu Puasa Ayyamus Sud?

0
1769

BincangSyariah.Com – Dalam Islam, kita dianjurkan untuk berpuasa setidaknya tiga hari dalam setiap bulan dalam kalender Hijriyah. Puasa tiga hari ini, bisa dilakukan di awal bulan, pertengahan bulan atau di akhir bulan. Anjuran ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Abu Hurairah, dia berkata;

أَوْصَانِى خَلِيلِى بِثَلاَثٍ لاَ أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَصَلاَةِ الضُّحَى ، وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ

Kekasihku (Rasulullah Saw) mewasiatkan padaku tiga nasehat yang aku tidak pernah meninggalkannya hingga aku mati, yaitu berpuasa tiga hari setiap bulan, mengerjakan shalat Dhuha, dan mengerjakan shalat Witir sebelum tidur.

Jika dilakukan di awal bulan, maka dilakukan tanggal 1, 2 dan 3. Jika dilakukan pertengahan bulan, maka dilakukan pada tanggal 13, 14 dan 15, dan ini disebut puasa Ayyamul Bidh. Sementara jika dilakukan di akhir bulan, maka dilakukan pada tanggal 28, 29 dan 30. Dalam fiqih, berpuasa pada tanggal 28, 29 dan 30 disebut dengan puasa Ayyamus Sud

Menurut Imam Al-Mawardi, berpuasa Ayyamus Sud atau pada tanggal 28, 29 dan 30 dari kalender Hijriyah adalah sunnah. Namun jika dalam sebulan Hijriyah hanya berjumlah 29 hari saja, maka disunnahkan untuk memulai puasa dari tanggal 27, 28 dan 29. (Baca: Ini Cara Niat Puasa Ayyamus Sud)

Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Imam Al-Ramli dalam kitab Nihayatul Muhtaj ila Syarh al-Minhaj berikut;

قَالَ الْمَاوَرْدِيُّ: وَيُسَنُّ صَوْمُ أَيَّامِ السُّودِ وَهِيَ الثَّامِنُ وَالْعِشْرُونَ وَتَالِيَاهُ، وَيَنْبَغِي أَنْ يُصَامَ مَعَهَا السَّابِعُ وَالْعِشْرُونَ احْتِيَاطًا

Imam Al-Mawardi berkata, ‘Disunahkan juga berpuasa di Ayyamus Sud (hari-hari gelap), yaitu pada tanggal 28 dan dua hari setelahnya. Dan hendaknya berpuasa dari tanggal 27 sebagai bentuk kehati-hatian.

Baca Juga :  Doa Setelah Selesai Mencukur Rambut

Adapun hikmah anjuran melakukan puasa di Ayyamus Sud adalah sebagai bentuk harapan agar kegelapan pada malam-malam tersebut segera hilang. Menurut sebagian ulama, hikmah berpuasa di Ayyamus Sud adalah untuk menghilangkan gelapnya hati.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Hasyiatul Jamal berikut;

فحكمة صومها طلب كشف الظلمة المستمرة…وقيل لطلب كشف سواد القلب

Adapun hikmah berpuasa di Ayyamus Sud adalah agar kegelapan sepanjang malam segera sirna..Disebutkan bahwa hikmahnya adalah untuk menghilangkan gelapnya hati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here