Enam Waktu Mustajab Berdoa

0
75

BincangSyariah.Com- Berikut ada Enam Waktu Mustajab Berdoa versi Ibnu Qayyim Aljauziah:

Anda pernah berdoa? Meminta pada yang Maha pemberi? Bersimpuh, dengan air mata meleleh, sembari mengangkat dua telapak tangan. Dengan suara lirih merengek; “Ya Allah, Ya Tuhan hamba memohon dan meminta,”. Agaknya, tak seorang pun di dunia ini yang tak pernah berdoa. Lantas apa itu doa?

Term doa multi tafsir. Bagi sebagian orang, doa adalah permohonan. Bagi manusia yang putus asa, doa adalah secercah harapan. Untuk si miskin doa adalah ekspresi agar tak mengutuk kehidupan yang keras. Bagi sufi—doa—, Kata Goenawan Mohamad, bukanlah sebuah permohona untuk sesuatu. Dalam doa, terbangun hubungan intim antara si pecinta dan yang dicintai.

Terlepas dari itu semua, bagi sebagian besar orang doa adalah permohonan, permintaan, dan harapan. Sayang,  dengan mata telanjang, kita menyaksikan betapa banyak orang yang berdoa, namun tak jua diijabah oleh Allah. Betapa banyak yang meminta dan merengek, tapi tak jua diberi. Pada akhirnya kita menyadari, bahwa Tuhan adalah pemegang otoritas tertertinggi.

Nah Muhammad bin Abi Bakar bin Ayyub bin Sa’ad al-Zari Dimashqi, punya resep istimewa, agar doa seorang hamba dikabulkan oleh Tuhan. Menurut ulama yang lebih populer dengan nama Ibn Qayyim, ada enam waktu mustajab berdoa. Anda bisa mencoba berdoa diwaktu tersebut agar permohonan kita lekas dikabulkan oleh Allah.

Berikut enam waktu mustajab berdoa versi Ibn Qayyim al-Jauziah:

  1. Ketika sepertiga terakhir malam
  2. Ketika azan berkumandang
  3. Ketika antara azan dan iqamat (baca: setelah azan, sebelum iqamat muazzin)
  4. Setelah melaksanakan shalat wajib (Subuh, Dzuhur, Ashar, Magrib, dan Isya)
  5. Ketika Imam naik ke mimbar untuk berkhutbah sampai selesai salat pada hari Jumat (Baca: pendapat lain, antara dua khutbah pun mustajab berdoa)
  6. Setelah shalat ashar sampai terbenam matahari

Beliau menjelaskan:

وقتًا مِن أوقات الإجابة الستة؛ وهي: الثلث الأخير من الليل، وعند الأذان، وبين الأذان والإقامة، وأدبار الصلوات المكتوبات، وعند صعود الإمام يوم الجمعة على المنبر حتى تُقضَى الصلاة، وآخر ساعة بعد العصر مِن ذلك اليوم

Artinya: Ada enam waktu yang mustajab untuk berdoa. Yaitu, sepertiga terakhir malam, ketika azan, di antara azan dan iqamat, setelah shalat yang diwajibkan, ketika naik khatib ke atas mimbar pada hari Jumat sampai selesai shalat dilaksanakan, dan sampai akhir waktu ashar.

Demikian enam waktu mustajab berdoa. Semoga bermanfaat. Amin

(Baca: Ini Alasan Mengapa Doa Kita Sulit Terkabul)

100%

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here