Doa Untuk Petani dari Rasulullah Saw.

0
993

BincangSyariah.Com – Adakah doa untuk petani dari Rasulullah Saw.? jawabannya, ada. Tentu jika yang dimaksud adalah petani yang menanam tanaman padi atau tanaman yang khas di Indonesia, tentu tidak ada contoh yang persis di zaman Rasulullah Saw. Tapi, perlu diketahui kondisi Madinah yang penduduknya banyak bekerja di ladang dengan menanam kurma, membuat Nabi Saw. juga pernah mendoakan mereka. Kisah ini direkam dalam hadis riwayat Abu Hurairah Ra. yang direkam dalam Shahih Ibn Hibban. Dalam kisah tersebut, Rasulullah Saw. mendoakan hasil panen yang dibawa oleh orang-orang Madinah kepada Nabi Saw.,

كان النَّاسُ إذا رأَوُا الثَّمرَ جاؤوا به إلى رسولِ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم فإذا أخَذه رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم قال: ( اللَّهمَّ بارِكْ لنا في ثمرِنا وبارِكْ لنا في مدينتِنا وبارِكْ لنا في صاعِنا ومُدِّنا اللَّهمَّ إنَّ إبراهيمَ عبدُك وخليلُك ونبيُّك وإنِّي عبدُك ونبيُّك وإنَّه دعاك لمكَّةَ وأنا أدعوك للمدينةِ بمثلِ ما دعا به لمكَّةَ ومِثْلِه معه ) ثمَّ يدعو أصغرَ وليدٍ يراه فيُعطيه ذلك الثَّمرَ

Orang-orang (Madinah) ketika melihat buah dari pepohonan mereka, mereka datang membawa hasil tersbeut kepada Nabi Saw. Ketika Nabi Saw. kemudian mengambilnya (untuk mencobanya), beliau lalu berdoa,  

Allahumma Baarik Lanaa fi tsamarinaa, wa baarik lanaa fi madiinatinaa, wa baarik lanaa fi shaa’ina wa muddinaa. Allahumma inna Ibrahiima ‘abduka wa kholiiluka wa nabiyyuka wa innii ‘abduka wa nabiyyuka wa innahu da’aaka li Makkah, wa anaa ad’uuka li al-Madiinah bi mitsli maa da’aa bihi li makkatan wa mitsilihi ma’ahu

 “Ya Allah, berkahilah buah-buahan kami, kota kami, berkahilah setiap sha’ dan mud’ (keduanya ukuran di masa Nabi Saw.) kami. Ya Allah, sesungguhnya Ibrahim adalah hamba-Mu, kekasih-Mu, Nabi-Mu. Dan Aku juga hamba-Mu dan nabi-Mu. Ibrahim sudah pernah berdoa untuk Mekkah, dan (sekarang) saya mau berdoa untuk Madinah dengan doa yang sama dengan yang dipanjatkan Ibrahim untuk negeri Mekkah dan negeri lain yang setara (dengan Mekkah).”

Kemudian setelah berdoa, beliau panggil anak kecil, siapa saja, yang ia lihat lalu ia berikan buah itu.

Wallahu A’lam.

Baca Juga :  Ini Istighfar yang Dianjurkan Dibaca pada Pagi dan Sore Selama Bulan Rajab

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here