Doa untuk Jenazah yang Belum Baligh

0
2627

BincangSyariah.Com – Tak hanya jodoh, kematian pun merupakan sebuah perkara yang misterius di dunia ini. Jangankan umur manusia, pertandingan sepak bola pun ada batas akhirnya. Dan batas umur manusia itu tidak ada yang mengetahuinya kecuali Allah, sebab itulah manusia di dunia harus bersiap-siap dengan menabung amal salehnya. Karena yang bisa membantu kelangsungan hidup selanjutnya hanyalah amal saleh tersebut.  Kematian bisa menjemput kapan saja dan siapa saja, tak mengenal muda tua atau sudah menikah atau belum. Jika sudah waktunya menghadap kepada-Nya, Allah pun tak akan mengangguhkannya. Dalam QS Al Munafiqun ayat 11 tertuliskan:

وَلَنْ يُؤَخِّرَ اللَّهُ نَفْسًا إِذَا جَاءَ أَجَلُهَا

Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang waktu kematiannya.

Kematian bukanlah sesuatu hal yang dapat kita hindari. Kematian akan datang di waktu dan tempat yang sudah Allah tetapkan. Meskipun kita berada di tempat tertinggi, tempat paling tersembunyi atau tempat yang menurut kita paling aman, dimanapun berada, pasti kematian akan menghampiri jika memang sudah tiba waktunya.Dengan begitu, kematian bisa saja datang kepada seseorang yang belum baligh. Belum baligh disini dalam artian belum mencapai kedewasaan. Menurut keterangan Imam Malik dalam Al Muwatha, ada doa yang baik untuk jenazah yang mencapai baligh dalam Islam. Doa tersebut adalah sebagai berikut:

اَللَّهُمَّ اجْعَلْهُ فَرَطًا وَذُخْرًا لِوَالِدَيْهِ، وَشَفِيْعًا مُجَابًا. اَللَّهُمَّ ثَقِّلْ بِهِ مَوَازِيْنَهُمَا وَأَعْظِمْ بِهِ أُجُوْرَهُمَا، وَأَلْحِقْهُ بِصَالِحِ الْمُؤْمِنِيْنَ، وَاجْعَلْهُ فِيْ كَفَالَةِ إِبْرَاهِيْمَ، وَقِهِ بِرَحْمَتِكَ عَذَابَ الْجَحِيْمِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِأَسْلاَفِنَا، وَأَفْرَاطِنَا وَمَنْ سَبَقَنَا بِاْلإِيْمَانِ

Allaahummaj ‘alhu farothon wa dzukhron liwaalidaihi, wa syafii’an mujaaban. Allaahumma tsaqqil bihi mawaaziinahumaa wa a’zhim bihi ujuurohumaa, wa alhiqhu bishoolihil mu’miniin, waj ‘alhu fii kafaalati ibroohiim, wa qihi birohmatika ‘adzaabal jahiim, wa abdilhu daaron khoiron min daarihi, wa ahlan khoiron min ahlihi. Allaahummaghfir li-aslaafinaa, wa afroothinaa wa man sabaqonaa bil iimaan.

Ya Allah, jadikanlah kematian anak ini sebagai pahala yang didahulukan, simpanan bagi kedua orang tuanya dan pemberi syafaat yang dikabulkan doanya. Ya Allah, dengan musibah ini, beratkanlah timbangan perbuatan mereka dan berilah pahala yang agung. Anak ini kumpulkan dengan orang-orang yang shalih dan jadikanlah dia dipelihara oleh Nabi Ibrahim. Peliharalah dia dengan rahmatMu dari siksaan Neraka Jahim. Berilah rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), berilah keluarga (di Surga) yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia). Ya Allah, ampunilah pendahulu-pendahulu kami, anak-anak kami, dan orang-orang yang mendahului kami dalam keimanan. (HR. Malik)

Baca Juga :  Agar Diringankan dari Siksa Kubur, Lakukan Shalat Ini untuk Jenazah yang Anda Kenal

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here