Doa Setelah Tayamum Menurut Habib Zain bin Sumaith

0
20

BincangSyariah.Com – Tayamum adalah bersuci dengan menggunakan debu sebagai pengganti dari wudhu dan mandi wajib. Tayamum hanya boleh dilakukan jika dalam keadaan darurat, seperti tidak ada air atau sakit yang tidak boleh menyentuh air. Adapun doa setelah tayamum, sebagaimana disebutkan dalam kitab Al-Nujum Al-Zahirah fi Al-Azkar, adalah sama dengan doa setelah wudhu, yaitu sebagai berikut;

أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا اللهَ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِيْ مِنْ الْمُتَطَهِّرِينَ سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إلَيْكَ اللهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي وَوَسِّعْ لِي فِي دَارِي وَبَارِكْ لِي فِي رِزْقِي وَلاَ تَفْتِنِّيْ بِمَا زَوَيْتَ عَنِّيْ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Asyhadu allaa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syariika lahuu wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhuu wa rasuuluhu, allahummaj’alnii minat tawwabiina waj’alnii minal mutathohhiriin. Subhaanakallaahumma wa bihamdika asyhadu allaa ilaaha illaa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika. Allohummaghfirlii dzanbii wa wassi’lii fii daarii wa baariklii fii rizqii wa laa taftinnii bimaa zawaita ‘annii wa shollallaahu ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa aalihii wa shohbihii wa sallam.

Artinya:

Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusanNya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk dalam golongan orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku termasuk dalam golongan orang-orang yang bersuci.

Maha Suci Engakau, ya Allah, dan dengan memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau, aku memohon ampunan kepada-Mu dan bertaubah kepada-Mu. Ya Allah, ampuni dosaku, lapangkan tempat tinggalku, berkahi aku dalam rizkiku, dan jangan Engkau fitnah aku dengan halangan dari-Mu. Semoga Allah memberikan rahmat atas junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarganya serta sahabatnya, juga semoga Allah memberikan keselamatan.

Terkait doa setelah tayamum, Habib Zain bin Sumaith dalam kitab Al-Nujum Al-Zahirah fi Al-Azkar berkata sebagai berikut;

يستحب ان يقول بعد الفراغ من الوضؤ ومثله الغسل والتيمم رافعا بصره الى السماء مستقبلا للقبلة : أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا اللهَ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ …الخ

Seseorang dianjurkan setelah selesai wudhu, begitu juga setelah selesai mandi wajib dan tayamum, seraya melihat ke langit dan menghadap kiblat untuk membaca: Asyhadu allaa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syariika lahuu..(sampai selesai).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here