Doa Setelah Shalat Witir Sesuai Tuntunan Sunah Nabi

1
5287

BincangSyariah.Com – Kebanyakan ulama sepakat shalat witir hukumnya sunah muakkadah, shalat sunah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan. Shalat witir termasuk shalat sunah yang tidak pernah ditinggalkan oleh Nabi Saw. Bahkan Beliau mewasiatkan kepada sahabat Abu Hurairah agar selalu melaksanakan shalat witir. Dalam sebuah hadis riwayat imam Muslim dari Abu Hurairah, dia berkata;

Kekasihku, Nabi Muhammad Saw. mewasiatkan kepadaku tiga perkara: puasa tiga hari setiap bulan, shalat dhuha dua rakaat dan shalat witir sebelum tidur.”

Tentang waktu pelaksanaan shalat witir ulama fiqih sepakat bahwa pelaksanaannya dimulai setelah melaksanakan shalat isya sampai terbitnya fajar subuh. Dengan demikian, meski sudah tiba waktu shalat isya akan tetapi belum melaksanakan shalat isya, maka tidak boleh melaksanakan shalat witir. Hal ini karena waktu shalat witir dimulai setelah melaksanakan shalat isya, bukan hanya semata waktu shalat isya sudah tiba. (Melakukan Shalat Sunah Setelah Witir, Masih Bolehkah?)

Dalam pelaksanaan shalat witir sendiri terdapat kelonggaran sesuai dengan kemampuan masing-masing orang. Bila khawatir tidak mampu melaksanakan di akhir malam, maka hendaknya melaksanakan di awal malam. Namun lebih baik dan lebih utama shalat witir dilaksanakan di akhir malam.

Jumlah rakaat shalat witir paling sedikit satu rakaat, sedangkan paling banyak adalah sebelas rakaat. Rakaat shalat witir harus ganjil dan tidak boleh genap; satu rakaat, tiga rakaat, lima rakaat, tujuh rakaat, sembilan rakaat atau sebelas rakaat

Berdasarkan hadis riwayat Imam Nasai, setelah shalat witir disunahkan untuk berdoa sebagaimana Nabi Muhammad Saw. berdoa. Berikut ini doa setelah shalat witir

سُبْحَانَ المَلِكِ القُدُّوس  (3)   سُبُّوحٌ قُدُّوسٌ رَبُّنَا وَرَبُّ المَلاَئِكَةِ وَالرُّوْحِ

Subhaanal maliki qudduus (3x) subbuuhun quddusun rabbunaa wa rabbul malaaikati war ruuh(i)

Baca Juga :  Doa Nabi Ketika Menziarahi Kuburan Syuhada Uhud

Maha Suci Raja Yang Maha Suci. Kemuliaan bagi Tuhan kami, Tuhan semua malaikat dan ruh

(Diriwayatkan oleh Imam al-Nasa’i dan Darul Quthni)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here