Doa Setelah Shalat Hajat Versi Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani

0
780

BincangSyariah.Com – Dalam Islam, di antara shalat sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan adalah shalat Hajat. Shalat Hajat ini dimaksudkan untuk menyempurnakan ikhtiar  dalam mencapai suatu keinginan. Ketika kita punya keinginan tertentu, dan kita berharap agar keinginan tersebut segera tercapai, maka kita dianjurkan untuk melakukan shalat Hajat. (Baca: Tata Cara Shalat Hajat untuk Menghilangkan Kesedihan)

Terdapat variasi di kalangan para ulama mengenai doa setelah melaksanakan shalat Hajat. Tentu, setiap ulama memiliki sandaran dan dalilnya masing-masing. Namun sebagaimana disebutkan dalam kitab Shahih Al-Adzkar wa Al-Awrad wa Al-Ad’iyah Al-Qadiriyah, doa setelah shalat Hajat versi Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani adalah sebagai berikut;

اَللَّهُمَّ يَا مُؤْنِسَ كُلِّ وَحِيْدٍ وَيَا صَاحِبَ كُلِّ فَرِيْدٍ وَيَا قَرِيْبًا غَيْرَ بَعِيْدٍ وَيَا شَاهِدًا غَيْرَ غَائِبٍ وَيَا غَالِبًا غَيْرَ مَغْلُوْبٍ أَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ الْحَيِّ الْقَيُّوْمِ الَّذِيْ لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ وَأَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ الْحَيِّ الْقَيُّوْمِ الَّذِيْ عَنَّتْ لَهُ الْوُجُوْهُ وَخَشَعَتْ لَهُ اْلأَصْوَاتُ وَوَجِلَتْ مِنْهُ الْقُلُوْبُ أَنْ تُصَلِّيَ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ وَأْنْ تَجْعَلَ لِيْ مِنْ أَمْرِيْ فَرَجًا وَمَخْرَجًا وَتَقْضِيَ حَاجَتِيْ…

Allohumma yaa mu’nisu kulli wahiidin wa yaa shoohiba kulli fariidin wa yaa qoriiban ghairo ba’iidin wa yaa syaahidan ghairo ghaa-ibin wa ghaa-iban ghairo maghluubin. As-aluka bismika bismillaahir rohmaanir rohiimil hayyil ladzii laa ta’khudzuhuu sinatun walaa nawmun

wa as-aluka bismika bismillaahir rohmaanir rohiimil hayyil qoyyuumil ladzii ‘annat lahul wujuuhu wa khasya’at lahul ashwaatu wa wajilat minhul quluubu an tusholliya ‘alaa muhammadin wa ‘alaa aali muhammadin wa an taj’alalii min amrii farjan wa makhrojan wa taqdhiya haajatii (sebut nama hajatnya).

Ya Allah, wahai Dzat yang menyenangkan setiap orang yang kesepian, wahai Dzat yang menemani setiap orang yang sendirian, wahai Dzat yang dekat tidak jauh, wahai Dzat yang tampak tidak ghaib, wahai Dzat yang menang tidak kalah. Aku memohon kepada-Mu dengan nama-Mu, dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, Maha Hidup, Maha Berdiri Sendiri, tidak mengantuk dan tidak tidur.

Dan, aku memohon kepada-Mu dengan nama-Mu, dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, Maha Berdiri Sendiri, semua wajah memperhatikan-Nya, semua pundak tunduk untuk-Nya, semua suara terdiam untuk-Nya, semua hati bergetar untuk-Nya, berilah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad dan berikanlah kemudahan dan jalan keluar pada setiap urusanku, dan kabulkan hajatku (sebutkan hajatnya).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here