Doa Sebelum Shalat Hajat Agar Keinginan Segera Tercapai

0
70

BincangSyariah.Com – Suatu hajat dapat tercapai di antaranya dengan berusaha dan berdoa kepada Allah dengan cara melaksanakan shalat hajat. Tidak diragukan lagi bahwa shalat hajat merupakan salah satu sarana paling baik agar keinginan dan hajat kita dikabulkan oleh Allah.

Dalam kitab Al-Mujarrabat Al-Dairabi disebutkan bahwa ketika kita hendak melaksanakan shalat hajat, maka kita dianjurkan untuk membaca doa berikut;

اَللَّهُمَّ اِلَيْكَ قَصَدْتُ وَبِبَابِكَ وَقَفْتُ وَبِجَانِبِكَ اِلْتجَأْتُ وَاِيَّاكَ سَأَلْتُ وَبِمُحَمَّدٍ صلى الله عليه وسلم وَأَلِهِ وَصَحْبِهِ تَوَسَّلْتُ وَبِأَنْبِيَائِكَ وَرُسُلِكَ وَاَوْلِيَائِكَ تَشَفَّعْتُ فَاقْضِ اللَّهُمَّ حَاجَتِيْ وَنَفِّسْ كُرْبَتِيْ وَمَا نَزَلَ بِيْ مِنْ حِيْرَتِيْ

Allohumma ilaika qoshodtu wa bibaabika waqoftu wa bijaanibika iltaja’tu wa iyyaaka sa-altu wa bimuhammadin shollallaahu ‘alaihi wa sallama wa aalihii wa shohbihii tawassaltu wa biambiyaa-ika wa rusulika wa awliyaa-ika tasyaffa’tu faqdhi allohumma haajatii wa naffis kurbatii wa maa nazala bii min hiiortii.

Ya Allah, kepada-Mu aku menuju, dan di pintu-Mu aku berdiri, dan di sisi-Mu aku berlindung, dan kepada-Mu aku memohon, dengan Nabi Muhammad Saw, keluarga dan para sahabatnya aku bertawassul, dengan para nabi-Mu, para utusan-Mu dan para wali-Mu aku minta syafaat. Ya Allah, kabulkanlah hajatku, bebaskanlah penderitaanku dan kebingungan yang menimpaku.

Setelah membaca doa di atas, kemudian kita sebut hajat kita yang hendak kita minta kepada Allah, lalu dilanjutkan dengan melaksanakan shalat hajat dua rakaat. (Baca: Tata Cara Shalat Hajat).

Selain doa sebelum shalat hajat tersebut, sebenarnya terdapat banyak versi doa setelah shalat hajat, di antaranya adalah hadis riwayat Imam Al-Ashbihani dari Anas bin Malik, dia berkisah bahwa Nabi Saw pernah berkata kepada Sayidina Ali.

يَا عَلِيُّ أَلا أُعَلِّمُكَ دُعَاءً إِذَا أَصَابَكَ غَمٌّ أَوْ هَمٌّ تَدْعُو بِهِ رَبَّكَ فَيسْتَجَابُ لَكَ بِإِذْنِ اللهِ وَيُفَرَّجُ عَنْكَ : تَوَضَّأْ وَصَلِّ رَكْعَتَيْنِ ، وَاحْمَدِ اللهَ وَاَثْنِ عَلَيْهِ وَصَلِّ عَلى نَبِيِّكَ وَاسْتَغْفِرْ لِنَفْسِكَ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالمُؤْمِنَاتِ ، ثُمَّ قُلْ : اللَّهُمَّ أَنْتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِيمَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ ، لا إِلهَ إِلَّا اللهُ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ ، لا إِلهَ إِلَّا اللهُ الْحَلِيمُ الْكَرِيم سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ السَّمَواتِ السَّبْعِ وَرَبِّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ ، الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمينَ ، اللَّهُمَّ كَاشِفَ الْغَمِّ مُفَرِّجَ الْهَمِّ ، مُجِيبَ دَعْوَةِ المُضطَرِّينَ إِذَا دَعَوْكَ ، رَحْمنَ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَرَحِيمَهُمَا فَارْحَمْني في حَاجَتي هذِهِ بِقَضَائِهَا وَنَجَاحِهَا رَحْمَةً تُغْنِينِي بِهَا عَنْ رَحْمَةِ مَنْ سِوَاكَ

Wahai Ali, maukah kamu aku ajari doa ketika kamu terkena kegalauan atau kesedihan, kamu berdoa kepada Tuhanmu dengan doa itu dan kemudian dengan izin Allah, doamu dikabulkan dan kesedihanmu dihilangkan; Ambillah wudhu dan lakukan shalat dua rakaat, dan bertahmidlah kepada Allah, pujilah Dia, dan bacalah shalawat kepada nabimu, dan mohon ampun untuk dirimu dan seluruh orang mukmin laki-laki dan perempuan, kemudian bacalah;

Allohumma anta tahkumu baina ‘ibaadika fiimaa kaanuu fiihi takhtalifuun. Laa ilaaha illallaahul ‘aliyyul ‘adziim, laa ilaaha illallaahul haliimul kariim, subhaanallaahi robbis samaawaatis sab’i wa robbil ‘arsyil ‘adziim. Alhamdu lillaahi robbil ‘aalamiin. Allohumma kaasyifal ghammi mufarrijal hammi mujiiba da’watal mudhthorriin idzaa da’awka, rohmaanud dunyaa wal aakhiroti wa rohiimahumaa farhamnii fii haajatii haadzihii bi qodhoo-ihaa wa najaahihaa rohmatan tughniinii bihaa ‘an rohmati man siwaaka.

Doa tersebut dibaca biasanya apabila hati kita gelisah dan merasakan kesusahan. Di samping itu, terdapat juga doa setelah shalat hajat agar kita dapat segera melunasi utang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here