Doa Sebelum Membaca Shalawat Kepada Nabi

3
17871

BincangSyariah.Com – Kita dianjurkan untuk senantiasa membaca shalawat kepada Nabi Saw, tanpa batasan waktu dan tempat. Selain itu, kita boleh membaca shalawat kepada Nabi Saw meskipun dalam keadaan hadas kecil dan hadas besar. Meski demikian, sebelum membaca shalawat kepada Nabi Saw, kita dianjurkan untuk melakukan wudhu terlebih dahulu, dan membaca doa berikut;

اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَـمِــيْنَ وَحَسْبِـــيَ اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِــيِّ الْعَظِيْمِ. أَللّٰهُمَّ إِنِّى أَبْرَءُ إِلَيْكَ مِنْ حَوْلِى وَقُوَّتِى إِلَى حَوْلِكَ وَقُوَّتِكَ. اَللّٰهُمَّ إِنِّى نَوَيْتُ بِالصَّلٰوةِ عَلٰى النَّـــبِــيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِمْتِــثَالًا لِأَمْرِكَ وَتَصْدِيْقًا لِنَبِيِّـكَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَحَبَّــةً فِيْهِ وَشَوْقًا إلَيْهِ وَتَعْظِيْمًا لِقُدْرَتِهِ وَلِكَوْنِهِ أَهْلًا لِذٰلِكَ فَتَقَبَّــلَهَا مِنِّى بِفَضْلِكَ وَإِحْسَانِكَ وَأَزِلْ حِجَابَ الْغَفْلَةِ عَنْ قَلْبِى وَاجْعَلْنِى مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ.

اَللّٰهُمَّ زِدْهُ شَرَفًا عَلٰى شَرَفِهِ الَّذِىْ أَوْلَيْتَهُ. وَعِزًّا عَلٰى عِزِّهِ عَلٰى الَّذِىْ أَعْطَيْتَهُ. وَنُوْرًا عَلٰى نُوْرِهِ الَّذِىْ مِنْهُ خَلَقْتَهُ. وَأَعْلِ مَقَامَهُ فِى مَقَامَاتِ الْـمُرْسَلِيْنَ. وَدَرَجَتَهُ فِى دَرَجَاتِ النَّبِيَّـــيْنَ. وَأَسْأَلُكَ رِضَاكَ وَرِضَاهُ يَارَبَّ الْعَالَـِميْنَ مَعَ الْعَافِيَةِ الدَّائِمَةِ وَالْـمَوْتِ عَلٰى الْكِتَابِ وَالسُّنَّةِ وَالْجَمَاعَةِ وَكَلِمَتَيِ الشَّهَادَةِ عَلٰى تَحْقِيْقِهَا مِنْ غَيْرِ تَغْيِـــيْرٍ وَلَا تَبْدِيْلٍ. وَاغْفِرْلِى مَاارْتَـــكَبْتَهُ بِمَنِّكَ وَفَضْلِكَ وَجُوْدِكَ وَكَرَمِكَ يَاأَكْرَمَ اْلأَكْرَمِــيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Alhamdulillahi robbil ‘alamina wa habiyallahu wa ni’mal wakilu wala haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adzimi. Allohumma inni abrou ilaika min hauli wa quwwati ila haulika wa quwwatika. Allohumma inni nawaitu bis sholati ‘alan nabiyyi shollallahu ‘alaihi wa sallama imtitsalan li amrika wa tashdiqon li nabiyyika sayyidina muhammadin shollallahu ‘alaihi wa sallama wa mahabbatan fihi wa syauqon ilaihi wa ta’dziman li qudrotihi wa likaunihi ahlan lizalika fataqobbalha minni bi fadhlika wa ihsanika wa azil hijabal ghaflati ‘an qolbi waj’alni min ‘ibadikas sholihina.

Baca Juga :  Niat Puasa pada Sepuluh Hari Pertama Zulhijjah

Allohumma zidhu syarofan ‘ala syarofihi allazi awlaitahu wa ‘izzan ‘ala ‘izzihi ‘alallazi a’thoithoitahu wa nuron ‘ala nurihillazi minhu kholaqtahu wa a’li maqomahu fi maqomatil mursalina wa darajatahu fi darajatin nabiyyina wa as-aluka ridhoka wa ridhohu ya robbal ‘alamina ma’al ‘afiyatid daimati wal mauti ‘alal kitabi was sunnati wal jama’ati wa kalimatais syahadati ‘ala tahqiqiha min ghairi taghyirin wala tabdilin waghfirli  martakabtuhu bi mannika wa fadhlika wa judika wa karomika ya akromal akromin wa shollallahu ‘ala sayyidina muhammadin wa alihi wa shohbihi wa sallam.

“Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam. Cukuplah Allah sebagai tempat memasrahkan diri. Tiada daya dan upaya melainkan atas kehendak dan pertolongan  Allah. Ya Allah, aku memohon kelapangan dari-Mu dari upaya dan kekuatanku. Ya Allah, aku berniat dengan membaca shalawat atas Nabi Muhammad Saw karena menuruti perintah-Mu dan sebagai pembenaran atas nabi-Mu junjungan kami Nabi Muhammad Saw serta karena rasa cintaku dan demi untuk mengagungkan beliau, karena beliaulah yang berhak atas bacaan shalawat ini. Maka dari itu, terimalah bacaan shalawatku. Dengan anugerah-Mu dan kebaikan-Mu, hilangkanlah hijab (penutup) yang berupa kealpaan dari dalam diriku kepada beliau. Dan jadikanlah hamba-Mu ini sebagai seorang yang dari golongan ahli ibadah yang saleh.

Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan beliau seperti kemuliaan yang telah Engkau limpahkan kepadanya, tambahkanlah keagungan kepada beliau seperti keagungan yang telah Engkau limpahkan kepadanya, tambahkanlah cahaya di atas cahayanya saat Engkau menciptakannya, angkatlah derajatnya pada derajatnya para nabi.

Ya Allah, aku memohon ridha-Mu dan juga ridhanya, wahai Zat Yang Maha memelihara seluruh alam (limpahanlah kepadaku) dengan kesehatan yang abadi, dan kematian yang memegang kitab-Mu dan selalu berpegang pada ahlus sunnah wal jamaah, dan dua kalimat syahadat sebagai pegangan tanpa adanya perubahan maupun pergeseran.

Baca Juga :  Doa Agar Disegerakan Menunaikan Ibadah Haji

 

Ampunilah dosa-dosa yang telah aku lakukan melalui anugerah-Mu dan kedermawanan-Mu serta kemuliaan-Mu, wahai Zat Yang Maha Mulia. Dan semoga kesejahteraan dan keselamatan selalu tercurahkan kepada junjungan kami Nabi Muhammad Saw beserta keluarga dan para sahabatnya.”

Doa ini disebutkan dalam kitab Dalailul Khairat dan Jabalut Thair karya Ammar Ali Hasan.

3 KOMENTAR

  1. Mohon maaf sebelumnya mas kiai, kalimat ini مَاارْتَـــكَبْتَهُ mohon dikoreksi seharusnya مَاارْتَـــكَبْتُهُ

    terima kasih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here