Doa Memohon Keadilan

0
5392

BincangSyariah.Com – Doa adalah permohonan seorang hamba kepada Tuhannya ketika menginginkan sesuatu, termasuk keinginan untuk mendapatkan keadilan yang setara dalam hidupnya. Terdengarnya seperti remeh, namun bisa terbilang sangat berharga bagi sekelompok orang yang merindukan keadilan.

Apa pun kondisi tidak enaknya, tetap lantunkan doa terbaiknya kepada Allah. Sejatinya sifat Adil adalah milik Allah. Maka siapapun yang menginginkan keadilan dalam hidupnya, mintalah kepada Allah dengan cara terbaiknya. Penuh yakinlah bahwa Allah akan kabulkan setiap doa. Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ادْعُوا اللَّهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالإِجَابَةِ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ لاَ يَسْتَجِيبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لاَهٍ

Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai.

Hadis tersebut menegaskan bahwa berdoa itu dilakukan dengan keyakinan yang tinggi.  Yakin bahwa doa tersebut akan dikabulkan oleh Allah. Bagi segenap orang yang menginginkan keadilan, berdoalah dan terus memohon agar Allah berikan keadilan itu.

Seperti contoh seorang karyawan yang merasa bahwa dirinya diperlakukan secara tidak adil oleh manajernya. Evaluasi diri dan perbaiki kinerja hariannya, lantas berdoalah kepada Allah agar keadilan bersahabat dengannya. Solusi tersebut jauh lebih baik dibandingkan hanya dengan mengkritik manajer lantas mogok kerja di kantornya.

Muslim yang baik adalah sosok muslim yang mengenal Tuhan dan kalamNya dengan baik. Disebutkan dalam Qs Al Isra ayat 9 bahwa kalam Tuhan adalah sebaik-baik petunjuk menuju jalan yang lurus. Al Qur’an mengajarkan doa untuk seseorang yang  menginginkan keadilan dalam hidupnya. Doa tersebut tersirat dalam QS Al A’raf ayat 89:

رَبَّنَا افْتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَا بِالْحَقِّ وَأَنتَ خَيْرُ الْفَاتِحِينَ

Baca Juga :  Doa Menolak Firasat Buruk

Rabbanaftaḥ bainanā wa baina qauminā bil-ḥaqqi wa anta khairul-fātiḥīn

“Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil) dan Engkaulah Pemberi keputusan yang sebaik-baiknya”

Doa tersebut bisa dibaca kapan saja, termasuk setelah menunaikan salat wajib lima waktu.  Berdoalah dengan keyakinan bahwa Allah akan mengabulkan, karena doa tersebut akan memberikan pengaruh positif dalam kehidupan seseorang. Karena itu maka gunakanlah doa pada Allah sebagai senjata untuk meraih harapan. Jika terus berdoa dan memohon keadilan, maka keadilan yang ia dapat. Sebagaimana sabda Nabi Muhammda shallallahu ‘alaihi wa sallam:

لَيْسَ شَيْءٌ أَكْرَمَ عَلَى اللَّهِ تَعَالَى مِنَ الدُّعَاءِ

Tidak ada sesuatu yang lebih besar pengaruhnya di sisi Allah Ta’ala selain doa.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here