Doa Ketika Terlanjur Mendengarkan Ghibah

0
28

BincangSyariah.Com – Ghibah atau membicarakan keburukan orang lain termasuk perbuatan yang sangat dilarang dalam Islam. Kita sangat dilarang menggunjing keburukan orang lain, baik karena sifatnya, perbuatannya, fisiknya atau pekerjaannya. Begitu juga kita dilarang sengaja mendengarkan ghibah dari seseorang mengenai keburukan orang lain.

Jika ada teman yang sedang menggunjing orang lain, misalnya, dan kita sengaja mendengarkan serta tidak berusaha untuk menghindar, maka kita juga ikut berdosa. Karena itu, jika ada teman sedang menggunjing orang lain di hadapan kita, maka kita sebisa mungkin untuk mengingatkan agar segera berhenti. Jika tidak bisa dan kita terpaksa harus mendengarkan, maka kita hendaknya membaca doa berikut;

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا و اغْفِرْ لَهُ

Allohummaghfir lanaa waghfir lahuu.

Ya Allah, ampunilah kami dan ampunilah dia (orang yang dighibahi).

Doa ini sebagaimana disebutkan oleh Sayid Muhammad bin Ali Al-Husaini dalam kitab Al-Wasa-il Al-Syafi’ah berikut;

فصل: ما يقول اذا اغتاب احدا او اغتيب عنده: اللهم اغفر لنا واغفر لهواذا شرع في ازالة منكر قال : جاء الحق وزهق الباطل جاء الحق وما يبدئ الباطل وما يعيد

Fasal: Doa jika seseorang menggunjing orang lain, atau orang lain digunjing di hadapannya; Allohummaghfir lanaa waghfir lahuu (Ya Allah, ampunilah kami dan ampunilah dia (orang yang dighibahi). Dan ketika hendak menghilangkan kemungkaran, maka hendaknya membaca ‘Jaa-al haqqu wa zahaqol baathilu, jaa-al haqqu wa yubdi-ul baathilu wa maa yu’iid (Kebenaran telah datang dan kebatilan akan lenyap. Kebenaran telah datang dan kebatilan tidak akan mulai dan tidak mengulangi)’.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here