Doa Ketika Menyembelih Hewan Akikah

1
1015

BincangSyariah.Com – Syaikh Al-Kalini dalam kitab Al-Kafi menyebutkan bahwa doa ketika hendak menyembelih hewan akikah adalah sebagai berikut;

وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَأوَاتِ وَالأَرْضَ حَنِيفًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ، إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، لاَ شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنّاَ عَلَى سُنَّةِ نَبِيِّكَ وَنَسْتَعِيْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

Wajjahtu wajhii lilladzii fathoros samaawaati wal ardho haniifaw wamaa ana minal musyrikiin, inna sholaatii wa nusukii wa mahyaayaa wa maamaatii lillaahi robbil ‘aalamiin, laa syariikalahuu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin. Bismillaahir rohmaanir rohiim. Allohumma sholli ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa ali sayyidinaa muhammadin. Allohumma hadzihii minka wa ilaika fataqobbal minnaa ‘alaa sunnati nabiyyika wa nasta’iidzu billaahi minasy syaithoonir rojiim. (Baca: Waktu Terbaik Melakukan Akikah?)

Aku menghadapkan wajahku (hatiku) kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan menyerahkan diri, dan aku bukanlah dari golongan kaum musyrikin. Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah, Tuhan seluruh alam, tidak ada sekutu bagi-Nya dan dengan itu aku diperintahkan untuk tidak menyekutukanNya, dan aku termasuk golongan dari orang muslimin.

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Penyayang dan Maha Pengasih. Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan kelurganya. Ya Allah, hewan ini adalah nikmat dariMu, dan melalui hewan ini pula mendekatkan diri kepada-Mu, maka terimalah dari kami atas dasar sunnah nabi-Mu, dan kami memohon perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk.

Baca Juga :  Hukum Memakan Daging Aqiqah Anak Bagi Orangtua

1 KOMENTAR

  1. […] BincangSyariah.Com – Dalam sebuah kesempatan, pernah ada seseorang yang bertanya kepada penulis mengenai hukum mengangsur dan mengulang akikah. Awalnya dia telah mengakikahi anak laki-laki dengan seekor kambing, namun karena dia merasa belum sempurna, maka dia hendak mengakikahinya lagi dengan seekor kambing di tahun berikutnya sehingga menjadi dua kambing. Apakah mengangsur dan mengulang akikah seperti itu hukumnya boleh? (Baca: Doa Ketika Menyembelih Hewan Akikah) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here