Doa Ketika Melihat Ka’bah, Tidak Ada Dalilnya?

0
2657

BincangSyariah.Com – Ka’bah merupakan kiblat ummat muslim dunia, begitu indah ketika dipandang dikelilingi dengan berbagabai hiasan yang mengitari bentuk kubus menawan. Konon ketika seseorang menyaksikan melihatnya (Ka’bah), pintu langit terbuka seakan bersiap menanti do’a yang dipanjatkan kepada pencipta. Nabi Saw tidak pernah menyia-nyiakan momen ini, setiap kali melihat ka’bah beliau mengangkat kedua tangannya dan mengucapkan do’a. Kebiasaan ini berlanjut hingga menjadi kebiasaan di kalangan salafu as-shalih. Nabi Saw bersabda :

تُفْتَحُ أَبْوَابُ السَّمَاءَ وَتُسْتَجَابُ دَعْوَةُ الْمُسْلِمِ عِنْدَ رُؤْيَةِ الْكَعْبَةِ

“Pintu-pintu langit akan dibuka dan do’a yang disampaikan oleh orang muslim akan dikabulkan ketika melihat Ka’bah.” (HR. At-Thabrani).

Belakangan amalan ini banyak yang meragukan, lalu bagaimana apakah ada dalil yang mendasari kesunahan berdo’a ketika melihat ka’bah?.

Dalam kitab al-Fiqh al-Islami diterangkan bahwa ketika seseorang memasuki tanah haram makkah, baik pada siang atau malam hari. Baginya disunahkan untuk berdoa dengan doa apa pun yang disukai, dilakukan dengan khusyu’ serta menghayati. Doa yang paling utama adalah doa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Saw. Dalam sebuah hadis dijelaskan bahwa Nabi Muhammad Saw mengajarkan do’a sebagaimana berikut :

أَلَّلهُمَّ زِدْ بَيْتِكَ هَذَا تَشْرِيْفًا وَتَعْظِيْمًا وَتَكْرِيْمًا وَمَهَابَةً

“Ya Allah limpahkanlah kemuliaan pada rumah mu ini (Ka’bah) keagungan, kemulia’an, serta kehormatan yang bertambah.” (HR. At-Thabrani).

Dengan demikian telah jelas bahwa kesunahan berdoa ketika melihat ka’bah memiliki dasar yang jelas, bukan asal mengada-ada, bahkan hal tersebut menjadi suatu kebiasaan yang selalu dilakukan oleh Nabi dan diteruskan oleh salafu as-shalih. Keutamaan daripada do’a yang dipanjatkan ketika melihat ka’bah adalah isra’ul ijabah atau cepat dikabulkan. Keterangan ini dapat dilihat dalam redaksi yang tertulis pada kitab al-Fiqh al-Islami sebagaimana berikut :

Baca Juga :  Doa Memejamkan Jenazah dengan Mata Terbelalak

ويدعو بما أحب من مهمات الآخرة والدنيا، وأهمها سؤال المغفرة. وينبغي أن يستحضر عند رؤية الكعبة ما أمكنه من الخشوع والتذلل والخضوع، فهذه عادة الصالحين والعارفين.

“Berdoalah dengan do’a apa saja yang disukai dari do’a-do’a penting yang berkaitan dengan akhirat dan dunia, dan yang paling penting dari keduanya adalah meminta ampunan. Dianjurkan ketika melihat ka’bah hendaknya menghadirkan kekhusu’an, penghayatan, serta merendah, hal ini termasuk dari kebiasaan slafu as-shalih”.

Wallahu Alam Bis Shawab………

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here