Doa Ketika Diancam Akan Dibunuh oleh Seseorang

1
2620

BincangSyariah.Com – Dari zaman Nabi Adam diutus hingga zaman terkahir pengikut  Nabi Muhammad, pertumpahan darah kerap terjadi. Berbagai banyak faktor menyebabkan seseorang melakukan pembunuhan terhadap jiwa-jiwa yang dikehendaki demi kepentingannya sendiri.  Sedang dalam Islam ditegaskan bahwa membunuh jiwa yang tidak berdosa itu sama halnya dengan membunuh semua manusia. Termaktub dalam firman Allah dalam QS al Maidah ayat 32:

مَنْ قَتَلَ نَفْسًا بِغَيْرِ نَفْسٍ أَوْ فَسَادٍ فِي الْأَرْضِ فَكَأَنَّمَا قَتَلَ النَّاسَ جَمِيعًا

barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya

Apapun alasannya, dipaksa atau diancam akan dibunuh jika tidak membuhuh, membunuh seseorang tidak dibenarkan dalam agama Islam. Dalam kitab Ahkamul Qur’an, Imam Abu Bakar al Jashash berkata bahwa para ulama menyatakan bahwa barangsiapa dipaksa untuk membunuh orang lain, atau berbuat zina terhadap seornag wanita, maka ia tidak boleh melakukannya. Karena itu merupakan hak manusia, dan keduanya memiliki hal yang sama. Maka tidak boleh menghidupi diri dengan cara membunuh orang lain tanpa alasan yang dibenarkan.

Bahkan Ibn Arabi menambahkan, jika memang kondisinya dalam paksaan yang berat sekalipun, tetap tidak halal bagi seseorang untuk menebus dirinya dengan cara membunuh orang lain. Justru ia harus bersabar atas cobaan yang menimpa dirinya. Penjelasan  yang demikian adalah mufakat semua ulama, tidak ada perselisihan di dalamnya.

Masalahnya adalah bagaimana jika  kita yang diancam akan dibunuh oleh seseorang? jawabannya adalah berlari menuju Allah. Berlari disini bukanlah kita melarikan diri menuju Arab Saudi lantas berdiam di sekitar rumah Allah. Melainkan cukup dengan berdoa kepada Allah, memohon perlindungan kepada-Nya. Bukankah hidup dan mati adalah dua hal yang di bawah kendali-Nya? Berlarilah menuju Allah serapa membaca doa sebagai berikut:

Baca Juga :  Jamal Khashoggi dan Akhir Hayatnya

إِنِّي عُذْتُ بِرَبِّي وَرَبِّكُمْ مِنْ كُلِّ مُتَكَبِّرٍ لَا يُؤْمِنُ بِيَوْمِ الْحِسَابِ

Inni ‘udztu birabbi wa rabbikum min kulli mutakabburin la yu’minu bi yaumil hisab

Sungguh aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhanmu dari setiap orang yang menyombongkan diri yang tidak beriman kepada hari perhitungan

Doa tersebut adalah doa yang dipanjatkan Nabi Musa ketika mendengar bahwa Fir’au akan membunuh dirinya. Atau dalam Tafsir Ibn Katsir disebutkan bahwa Rasulullah apabila merasa takut terhadap kejahatan suatu kaum mengucapkan doa di bawah ini:

اللَّهُمَّ، إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ شُرُورِهِمْ، وَنَدْرَأُ بِكَ فِي نُحُورِهِمْ

Allahumma inna na’udzubika min syururihim wa nadra’ubika fi nuhurihim

Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari kejahatan mereka dan menjadikan Engkau berada pada leher mereka

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here