Doa dari Nabi untuk Meredam Marah

0
1364

BincangSyariah.com – Marah termasuk sifat bawaan setiap orang. Karena itu, setiap orang pasti pernah marah kepada orang lain atau kepada makhluk lain. Kebanyakan marah yang berlebihan akan menyebabkan kerugian dan kerusakan pada diri sendiri, orang lain dan lingkungan sekitar. Meredam marah dapat dilakukan baik dengan wudu atau doa yang diajarkan oleh Nabi saw.

Doa dimaksud sebagai berikut;

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ اَللّٰهُمَّ رَبَّ مُحَمَّدٍ اغْفِرْلِىْ ذَنْبِىْ وَاذْهِبْ غَيْظَ قَلْبِىْ وَاَجِرْنِىْ مِنْ مُضِلاَّتِ اْلفِتَنِ

Allahumma rabba muhammadin ighfirli dzambi wadzhib ghoidzho qolbi wa ajirni min mudhillatil fitan

“Ya Allah, Tuhan Muhammad, ampunilah dosaku, hilangkanlah kemarahan hatiku dan selamatkanlah aku dari kesesatan fitnah.”

Doa ini disebutkan oleh Ibn Sunni dalam kitabnya ‘Amalul Yaum wal Lailah dalam dua redaksi hadis yang berbeda. Redaksi hadis pertama, suatu ketika ada dua orang laki-laki mendatangi Nabi saw. untuk bertaubat, kemudian salah satunya marah. Lalu Nabi saw. menyuruhnya untuk membaca ta’awuz agar marahnya hilang.

Sementara redaksi hadis kedua, ketika Siti Aisyah marah, Nabi saw. memegang hidung kemudian berkata, ‘Wahai Aisyah, bacalah: “Allohumma rabba muhammadin ighfirli dzambi wadzhib ghoidzho qolbi wa ajirni min mudhillatil fitan.”

Baca Juga :  Tradisi Ijazah Hadis Musalsal di Jakarta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here