Doa Awal Tahun 2020 dari Habib Usman bin Yahya Lengkap Latin dan Terjemahan

5
15792

BincangSyariah.Com – Memang, jika kita hanya menengok pada basis riwayat dari hadis-hadis Nabi, maka kita tidak mengetahui ada doa khusus yang dibaca Nabi saw. ketika memasuki awal tahun baru Hijriah, apalagi tahun baru Masehi yang diidentikkan sebagai tahun baru “milik agama lain”.

Namun, seperti dijelaskan pada artikel tentang Doa Akhir Tahun 2019, pergantian tahun sebenarnya tidak terikat dengan agama apapun. Karena di dalamnya hanyalah perputaran makhluk-makhluk Allah berupa bumi yang mengelilingi matahari. Kembalinya ke start awal bumi yang berputar mengelilingi matahari, adalah bagian dari fenomena alam yang merupakan kuasa-Nya.

Kita selama ini tidak lepas menjadikan tahun Masehi juga, sebagai patokan waktu. Karena itu, tidak salah jika kita menjadikan ini sebagai momentum muhasabah diri dan memohon ampunan atas segala kekeliruan sepanjang tahun ini.

Pada prinsipnya berdoa adalah ibadah yang dianjurkan apalagi untuk bertujuan muhasabah (merenung) dan tafakkur (berpikir) agar bisa melakukan hal yang lebih baik di masa yang akan datang. Di antara doa yang bisa dibaca adalah doa di akhir tahun dan awal tahun.

Doa Awal Tahun

الّلهُمَّ أَنْتَ الإِلهُ الْقَدِيْمُ، وَهذِهِ سُنَّةٌ جَدِيْدَةٌ، فَأَسْأَلُكَ فِيْهَا الْعِصْمَةَ مِنَ الشَّيْطَانِ، وَالْقُوَّةِ عَلى هذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالِإشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُني إِلَيْكَ يَا كَرِيْمُ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالإِكْرَام

Allohumma antal ilahul qodim, wa hadzihi sanatun jadidah. Fa as’aluka fihal ‘ishmata minas syaithon, wal quwwata ‘ala hadzihin nafsil ammaroti bis su’i, wal isytighola bi ma yuqorribuni ilaika ya karim, ya dzal jalali wal ikrom

Ya Allah, Engkaulah Tuhan Yang Maha Terdahulu (Sebelum Ada Apapun). Hari ini adalah tahun yang baru. Maka aku memohon kepada-Mu perlindungan dari setan,  kekuatan mengendalikan hawa nafsu dari amarah yang buruk, dan disibukkan dengan sesuatu yang mendekatkanku kepada Engkau, Yang Maha Mulia. Yang Memiliki Keagungan dan Kemuliaan.

Baca Juga :  Saat Haji Atau Umrah, Jangan Lupa Baca Doa Ini Saat di Hijir Ismail

يَا عِمَادُ مَنْ لَا عِمَادَ لَه، يَا ذَخِيْرَةُ مَنْ لَا ذَخِيْرَةَ لَه، يَا حِرْزُ مَنْ لَا حِرْزَ لَه، يَا غِيَّاثُ مَنْ لَا غِيَّاثَ لَهُ، يَا سَنَدُ مَنْ لَا سَنَدَ لَه، يَا كَنْزُ مَنْ لَا كَنْزَ لَه، يَا حُسْنَ الْبَلَاءِ، يَا عَظِيْم الرَّجَاءِ، يَا عِزّ الضُّعَفَاءِ، يَا مُنْقِذ الْغُرْقى، يَا مُنْجِيّ الْهلْكى

ya ‘imadu man la ‘imada lahu, ya dzakhirotu man la dzakhirota lahu, ya hirzu man la hirza lahu, ya ghiyatsu man la ghiyatsa lahu, ya sanadu man la sanada lahu, ya kanzu man la kanza lahu, ya husnal bala’, ya ‘azhimar roja’, ya ‘izzad dhu’afa, ya munqidzal ghurqo, ya munjiyal halka

Yang Maha Dijunjung dimana tidak ada junjungan yang lain. Yang Maha Kaya dimana tidak ada yang kaya. Yang Maha Menolong dimana tidak ada yang bisa menolong. Yang Menjadi Sandaran dimana tidak ada yang bisa menjadi sandaran. Wahai Yang Memiliki Kekayaan. Wahai Yang memberikan cobaan dengan sangat baik. Wahai Yang Paling Agung untuk Diharapkan. Wahai Yang Maha Perkasa. Wahai Penyelamat Mereka yang tenggelam. Penyelemat mereka yang akan binasa.

يَا مُنْعِمُ، يَا مُجَمَّلُ، يَا مُفَضِّلُ، يَا مُحْسِنُ، أَنْتَ الذي سُجِدَ لَكَ سَوَادَ الَّليْلِ، وَنُوْرَ النَّهَارِ، وَضَوْءَ الْقَمَرِ، وَشِعَاعَ الشَّمْسِ، وَدَوّي الْمَاءِ، وَحَفِيْفَ الشَّجَرِ، يَا اللّهُ، لَا شَرِيْكَ لَكَ ..

ya mun’imu, ya mujammilu, ya mufashilu, ya muhsinu, antal ladzi sujida laka sawadallail wa nuron nahar, wa dhou’al qomar, wa syu’aas syams, wa dawiyyal ma’, wa hafifas syajar, ya allah, la syarika lak

Wahai Pemberi Nikmat. Wahai Yang membuat sesuatu menjadi indah. Wahai Yang memberikan kelebihan. Wahai Pemberi Kebaikan. Engkau yang membuat orang bersujud di gelapnya malam, terangnya siang, di bawah cahaya rembulan, di bawah sinar matahari, di dalam gemericik air, dan bersama lambaian pohon, Wahai Allah, Tiada Yang Bisa Menyekutukan Engkau.

Baca Juga :  Memasuki 1 Muharam 1441 H, Baca Doa Awal Tahun Agar Lebih Berkah

اللّهُمَّ اجْعَلْنَا خَيْراً مِمّا يَظُنُّوْنَ، وَاغْفِرْ لَنَا مَا لَا يَعْلَمُوْنَ، وَلَا تُؤَاخِذْنَا بِمَا يَقُوْلُوْنَ، حَسْبِيَ اللهُ لَا إِلهَ إِلَّا هُوَ، عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ، آمَنَّا بِهِ كُلٌّ مِنْ عِنْدِ رَبِّنَا، وَمَا يَذَّكَّرُ إِلَّا أُوْلُو الأَلْبَابِ، رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا، وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ”.

Allohummaj’alna khirom mimma yazhunnuna, waghfirl lana ma la ya’lamun, wa la tu’akhidzna bima yaqulun, hasbiyallah la ilaha illa huwa, ‘alaihi tawakkaltu wa huwa rabbul ‘arsyil ‘azhim. Amanna bihi kullum min ‘indi robbina, wa ma yadzdzakkaru illa ulul albab, robbana la tuzigh qulubana ba’da idz hadaitana, wahab lana mil ladunka rohmah, innaka antal wahhab

Ya Allah jadikan kami menjadi baik seperti yang manusia sangka. Dan ampuni kami dari apa yang kami tidak ketahui. Dan jangan siksa kami akibat perkataan mereka. Cukuplah Allah (sebagai Pelindung), Tiada Tuhan Selain Dia. Kepadanyalah aku berserah diri, dan Dia adalah Tuhan ‘Arsy yang Agung. Kami beriman bahwa segala sesuatu berasal dari Tuhan kami. Dan tidaklah mengingat hal ini kecuali orang-orang yang berpikir. Ya Allah, janganlah gelincirkan hati kami setelah Engkau beri petunjuk, dan anugerahilah kami rahmat dari sisi-Mu. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Memberi Anugerah.

Semoga ke depan kita semakin menjadi insan yang bertakwa kepada Allah yang Maha Esa. Wallahu A’lam

5 KOMENTAR

  1. Tetapi …bukankah Ummat Islam itu memiliki TAHUN BARU ISLAM.
    Dan Tahun Baru Masehi …itu yang patut yang merayakan dan memperingati itu …SIAPA ????
    INGATT… INDONESIA BERAGAM AGAMA…kenapa ummat Islam juga tidak merayakan dan atau memperingati …gembar gembor pada Tahun Baru Saka.
    Jadi …Tahun Baru itu bagi Ummat Islam …dalam satu tahun BERAPA KALI….WAHAI PEMBESAR-PEMBESAR ISLAM.
    Sekalian pasang iklan atau spanduk atau baleho…
    SELAMAT TAHUN BARU 2020 ….DI DEPAN ATAU DI SEKITAR …MASJID MASJID.
    MUHASABAH ATAU APA NAMANYA UNTUK MOMENTUM…tidak passss di TAHUN BARU HIJRIYYYAH … Yaaa Ikhwaaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here