Doa Al-Qur’an: Doa Memohon Perlindungan dari Setan ala Nabi Muhammad

0
1658

BincangSyariah.Com –Setan adalah musuh yang nyata bagi manusia. Jelaslah hal tersebut karena Allah telah berfirman dalam surat al-Baqarah: 208,

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱدۡخُلُواْ فِي ٱلسِّلۡمِ كَآفَّةٗ وَلَا تَتَّبِعُواْ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيۡطَٰنِۚ إِنَّهُۥ لَكُمۡ عَدُوّٞ مُّبِينٞ ٢٠٨

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.

Setelah mereka dikeluarkan dari surga, mereka bersumpah akan menggoda manusia dan menyesatkannya sampai hari kiamat.  Kisah itu pula diceritakan dalam surat al-A’raf: 16-17,

قَالَ فَبِمَآ أَغۡوَيۡتَنِي لَأَقۡعُدَنَّ لَهُمۡ صِرَٰطَكَ ٱلۡمُسۡتَقِيمَ ١٦ ثُمَّ لَأٓتِيَنَّهُم مِّنۢ بَيۡنِ أَيۡدِيهِمۡ وَمِنۡ خَلۡفِهِمۡ وَعَنۡ أَيۡمَٰنِهِمۡ وَعَن شَمَآئِلِهِمۡۖ وَلَا تَجِدُ أَكۡثَرَهُمۡ شَٰكِرِينَ ١٧

Artinya: Iblis menjawab: “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus (16) Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat) (17)

Lalu Allah mengajarkan Nabi Muhammad sebuah doa memohon perlindungan dari setan serta memohon agar terlindung dari bisikan-bisikan syetan dan kehadiran mereka. Doa tersebut tercantum dalam surat al-Mu’minun ayat 97-98:

وَقُل رَّبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنۡ هَمَزَٰتِ ٱلشَّيَٰطِينِ ٩٧ وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَن يَحۡضُرُونِ ٩٨

Artinya: Dan katakanlah: “Ya Tuhanku aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan syaitan (97) Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku” (98)

Dalam Tafsir al-Quran al-Adziim, Ibn Katsir diterangkan bahwa doa tersebut bermakna agar Nabi Muhammad senantiasa memohon perlindungan dan menyebut nama Allah dalam setiap pekerjaan seperti makan, minum, jimak, menyembelih hewan kurban dan lain-lain. Penyebutan nama Allah mampu menolak datangnya syetan dan mendatangkan keberkahan. Sebelumnya Nabi Muhammad telah mengajarkan sebuah doa memohon perlindungan, hadis riwayat Abu Daud:

Baca Juga :  Baca Tiga Doa dalam Al-Qur'an Agar Enteng Jodoh

أَنَّ رَسُوْلُ اللهَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُوْلُ: اَللهُمَّ إِنِّيْ أَعُوُّذُبِكَ مِنَ الهَرَمِ وَأَذُوْبِكَ مِنَ الهَدَمِ وَمِنَ الغَرَقِ وَأَعُوْذُبِكَ اَنْ يَتَخَطَّبَنِيْ الشَيْطَانُ عِنْدَ المَوْتِ

esungguhnya Rasulullah pernah berdoa: “ya Allah sesungguhnya aku berlindung dari pikun, dan aku berlindung dari kehancuran, dan dari tengelam dan aku berlindung dari datangnya syetan yang merajukku saat aku (hendak) mati”

Dalam Syarh Abu Dawud karya Ibn Ruslan bahwa makna “hadm” adalah kecelakaan seperti terjatuh ke sumur atau lain-lain. Sedangkan makna “ghorq” adalah tenggelam di dalam air seperti lautan dan lain-lain yang menyebabkan ia mati. Dan yang terakhir memohon perlindungan dari kedatangan syetan saat sedang sakaratul maut agar tidak terjatuh ke dalam akhir kematian yang buruk (su’ul al-khatimah) tanpa bertaubat dan jatuh ke dalam kesesatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here