Doa Agar Terhindar dari Keburukan Teman Bermulut Ember

0
2005

BincangSyariah.Com – Teman sejati adalah mereka yang selalu berada di samping kita saat kita senang maupun susah. Orang yang ada saat kita senang, tapi dia menjauh saat kita susah, itu bukan teman sejati. Bahkan terkadang saat kita sedang susah, ia malah bermulut ember, membeberkan segala kekurangan kita. Padahal saat di depan kita, ia bermuka manis dan berprilaku baik. Agar terhindar dari keburukan teman bermulut ember ini, terdapat sebuah doa yang bisa kita panjatkan sebagaimana doa berikut ini.

اللَّهُمَّ إنِّي أعُوذُ بِكَ مِنْ خَلِيلٍ ماكِرٍ عَيْناهُ تَرَيانِي وقَلْبُهُ يَرْعانِي إنْ رَأى حَسَنَةً دَفَنَها وإنْ رَأى سَيِّئَةً أذاعَها

Allohumma inni a‘udzu bika min kholilin makir ‘ainahu taroyani, wa qolbuhu yar‘ani. Ina ro’a hasanatan dafanaha, wa in ro’a sayyi’atan adza‘aha

Artinya:

Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari sahabat pengkhianat, kedua matanya selalu perhatian padaku, tapi hatinya selalu mencari kesalahanku. Saat melihat kebaikan (yang aku lakukan), dia menyembunyikannya. Tapi jika ia melihat keburukan (yang aku lakukan), ia bermulut ember. (Baca: Doa Agar Terhindar dari Teman dan Tetangga yang Buruk)

Terkait teman pengkhianat yang bermulut ember ini, penyair Arab klasik Qa‘nab bin Ummi al-Shahib melantunkan sebuah syair berikut.

إن يسمعوا ريبة طاروا بها فرحا. . . مني وإن سمعوا من صالح دفنوا

Artinya:

Bila mereka mendengar kegelisahan mereka terbang bahagia # (menertawakan)-ku, dan jika mereka mendengar kebaikan-(ku), maka mereka sembunyikan

Menurut Syekh al-Munawi dalam Faidhul Qadir, riwayat ini terdapat dalam Tarikh Ibnu al-Najjar dari Sa‘id bin Abi Sa‘id Kisan al-Maqbari yang berupa hadis mursal dari Abu Hurairah dan Aisyah. Menurut Imam Ahmad, kata Syekh al-Munawi, hadis ini tidak bermsalah (untuk diamalkan).

Baca Juga :  Doa Menolak Nasib Sial dari Syaikh Abdul Hamid Kudus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here