Doa Agar Harta yang Kita Miliki Tak Jadi Fitnah

1
1278

BincangSyariah.Com – Di dalam Al-Quran, Allah berfirman bahwa di antara fitnah yang akan menimpa umat manusia adalah harta dan anak-anak keturunan. Oleh karena itu, kita dianjurkan agar senantisa memohon kepada Allah agar diselamatkan dari fitnah harta dan anak-anak keturunan tersebut. Di antara doa yang diajarkan oleh Nabi Saw agar selamat dari fitnah harta adalah doa berikut;

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الثَّبَاتَ فِي الْأَمْرِ، وَالْعَزِيمَةَ عَلَى الرُّشْدِ، وَأَسْأَلُكَ شُكْرَ نِعْمَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ حُسْنَ عِبَادَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ قَلْبًا سَلِيمًا، وَلِسَانًا صَادِقًا، وَأَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا تَعْلَمُ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا تَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا تَعْلَمُ، إِنَّكَ أَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ

Allohumma innii as-alukast tsabaata fil amri, wal ‘aziimata ‘alar rusydi wa as-aluka syukro ni’matika wa as-aluka husna ‘ibaadatika wa as-aluka qolban saliiman wa lisaanan shoodiqon wa as-aluka min khoiri maa ta’lamu wa a’uudzubika min syarri maa ta’lamu wa astaghfiruka limaa ta’lamu innaka anta ‘allaamul ghuyuub. (Baca: Doa Agar Terhindar dari Sifat Pelit)

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ketetapan dalam semua urusan, dan semangat dalam kebenaran, dan aku memohon kepada-Mu untuk bisa mensyukuri nikmat-Mu, dan aku memohon kepada-Mu untuk bisa beribadah kepada-Mu dengan baik, dan aku memohon kepada-Mu hati yang bersih, dan lisan yang jujur, dan aku memohon kepada-Mu kebaikan dari apa yang Engkau ketahui, dan aku berlindung kepada-Mu kejelekan dari apa yang Engkau ketahui, dan aku memohon ampun kepada-Mu terhadap apa yang Engkau ketahui, sesungguhnya Engkau sangat Maha Mengetahui sesuatu yang ghaib.

Doa ini berdasarkan riwayat yang disebutkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam kitab Al-Mushannafnya berikut;

عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍ، أَنَّهُ قَالَ: احْفَظُوا عَنِّي مَا أَقُولُ، سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَقُولُ: إِذَا كَنَزَ النَّاسُ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ فَاكْنِزُوا هَذِهِ الْكَلِمَاتِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الثَّبَاتَ فِي الْأَمْرِ، وَالْعَزِيمَةَ عَلَى الرُّشْدِ، وَأَسْأَلُكَ شُكْرَ نِعْمَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ حُسْنَ عِبَادَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ قَلْبًا سَلِيمًا، وَلِسَانًا صَادِقًا، وَأَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا تَعْلَمُ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا تَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا تَعْلَمُ، إِنَّكَ أَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ

Dari Syadad bin Aus, dia berkata; Jagalah sesuatu yang hendak aku katakan, saya pernah mendengar Rasulullah Saw bersabda, ‘Jika manusia sudah menumpuk emas dan perak, maka hendaklah kalian membuat persedian dengan kalimat ini; Allohumma innii as-alukast tsabaata fil amri, wal ‘aziimata ‘alar rusydi wa as-aluka syukro ni’matika wa as-aluka husna ‘ibaadatika wa as-aluka qolban saliiman wa lisaanan shoodiqon wa as-aluka min khoiri maa ta’lamu wa a’uudzubika min syarri maa ta’lamu wa astaghfiruka limaa ta’lamu innaka anta ‘allaamul ghuyuub.

1 KOMENTAR

  1. […] BincangSyariah.Com – Islam adalah agama yang paripurna. Islam tidak hanya mengatur mengenai bab ibadah dan pokok-pokok ajaran agama, melainkan juga telah menetapkan batas-batas (tahdid) mengenai cara mendapatkan harta dan cara menginfakkannya. Melalui batasan-batasan ini, harta yang didapatkan dengan jalan yang sesuai syariat maka disebut dengan harta halal. Sementara itu, harta yang didapatkan dengan jalan yang menselisihi syariat, maka disebut dengan harta haram. Kesahihan cara dalam mendapatkan harta, berpengaruh besar terhadap status halal atau haramnya harta yang didapat. (Baca: Doa Agar Harta yang Kita Miliki Tak Jadi Fitnah) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here