Bacaan Shalawat Munjiyat Agar Hajat Segera Terkabul

1
2016

BincangSyariah.Com – Memperbanyak membaca shalawat diyakini dapat mempermudah terkabulnya hajat yang diinginkan oleh seseorang. Dalam ceramahnya di Cahaya Raudhah TV, Habib Novel Alaydrus menjelaskan, barang siapa yang punya hajat, apapun hajatnya, sedang galau, apapun penyebab galaunya, tekunlah mendawamkan bacaan shalawat Munjiyat. Yakinlah pasti beres. Karena isinya permohonan dan tawassul dengan shalawat.

Lafaz Shalawat Munjiyat secara lengkap adalah sebagaimana berikut:

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْأَهْوَالِ وَالْاٰفَاتِ, وَتَقْضِى لَنَا بِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ, وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ, وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ, وَتُبَلِّغُنَا بِهَا أَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِي الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ,

Allâhumma shalli ‘alâ Sayyidinâ Muhammadin shalâtan tunjînâ bihâ min jamî’il ahwâli wal âfât, wa taqdhî lanâ bihâ jamî’al hâjat, wa tuthahhirunâ bihâ min jamî’is sayyiât, wa tarfa’unâ bihâ ‘indaka a’lad darajât, wa tuballighunâ bihâ aqshal ghâyat min jamî’il khairâti fil hayâti wa ba’dal mamât

“Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan shalawat itu, Engkau akan menyelamatkan kami dari semua keadaan yang menakutkan dan dari semua cobaan; dengan shalawat itu, Engkau akan mengabulkan hajat kami; dengan shalawat itu, Engkau akan menyucikan kami dari segala keburukan; dengan shalawat itu, Engkau akan mengangkat kami ke derajat paling tinggi; dengan shalawat itu pula, Engkau akan menyampaikan kami kepada tujuan (cita-cita kami) yang paling sempurna (tinggi) dalam semua kebaikan, ketika hidup dan setelah mati.”

Arti dari Shalawat Munjiyat sendiri adalah “Shalawat Penyelamat”. Hasan bin ‘Ali al-Aswani berkata, “Barang siapa yang membaca shalawat ini dalam setiap perkara penting atau bencana sebanyak 1000 kali, niscaya Allah akan melepaskan bencana itu darinya, dan menyampaikan apa yang diinginkannya, terkabul hajatnya.”

Baca Juga :  Doa saat Mendengar Kokok Ayam, Ringkikan Keledai, dan Lolongan Anjing

Diriwayatkan juga dari Ibn al-Fakihani, dalam kitab al-Fajr al-Munir fi as-Shalat ala al-Basyir wa an-Nadzir, menyebutkan ada seorang arif yang merupakan salah satu pemuka tarekat Syadziliyah, yakni Syekh As-Shalih Musa ad-Dlarir. Sebagaimana disampaikan dalam referensi berikut:

وأخبرني الشيخ الصالح موسى الضرير رحمه الله تعالى: أنه ركب في البحر؛ قال: وقامت علينا ريح تسمى: الأ قلا بيه قلَّ من ينجو منها من الغرق, قال: فغلبتني عيناي, فنمت, فرأيت النبي صلى الله عليه واٰله وسلم وهو يقول: قل لأهل المركب يقولون ألف مرة: اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِ سَيِّدنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْأَهْوَالِ وَالْاٰفَاتِ, وَتَقْضِى لَنَا بِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ, وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ, وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ, وَتُبَلِّغُنَا بِهَا أَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِي الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ, قال: فاستيقظت, وأعلمت أهل المركب بالرؤيا, فصلينا بها نحو ثلاثما ئة مرة؛ ففرج عنا, هذا أو قريب منه, صلى الله عليه وسلم

Syekh Shalih Musa ad-Dharir rahimahullah mengabarkan kepadaku bahwa beliau mengendarai perahu, lalu berkata: “Badai yang dikenal dengan sebutan Aqlabiyah menyerang kami, sangat sedikit orang yang selamat dari tenggelam sebab badai tersebut. Manusia berteriak karena khawatir akan tenggelam. Lalu aku diserang rasa kantuk, hingga akhirnya aku tertidur. Dalam mimpi Aku melihat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda: ‘Katakan pada penumpang perahu, agar mereka membaca shalawat berikut: ‘Allâhumma shalli ‘alâ Sayyidinâ Muhammadin wa ‘alâ âli Sayyidinâ Muhammadin shalâtan tunjînâ bihâ min jamî’il ahwâli wal âfât wa taqdhî lanâ bihâ jamî’al hâjat wa tuthahhirunâ bihâ min jamî’is sayyiât wa tarfa’unâ bihâ ‘indaka a’lad darajât wa tuballighunâ bihâ aqshal ghâyat min jamî’il khairâti fil hayâti wa ba’dal mamât.’ Lalu Aku terbangun dan aku beritakan pada penumpang perahu tentang mimpi yang aku alami, kami pun membaca shalawat tersebut, dan ketika mencapai sekitar bilangan 300, badai pun reda,” (Syekh Umar bin ‘Ali bin Salim al-Fakihani, al-Fajr al-Munir fi as-Shalat ala ala al-Basyir wa an-Nadzir, hal. 25)

Baca Juga :  Doa-Doa Pilihan yang Relevan Diperbanyak Saat Pandemi

Syaikh Muhammad Haqqi an Nazili dalam kitab Khozinatul Asror menyebutkan bahwa shalawat munjiyat telah terbukti dalam menghilangkan berbagai macam kesusahan dan menggapai berbagai hajat yang kita inginkan.

Tata Cara Mengamalkan Shalawat Munjiyat

Shalawat Munjiyat dibaca pada awal bacaan doa-doa atau bacaan doa tahlil. Doa yang diawali dengan membaca shalawat Munjiyat, terkenal akan segera terkabul. Atas izin Allah swt. Shalawat ini juga dianjurkan dibaca sebagai dzikir setelah shalat hajat. Dengan mengharapkan agar hajat segera terkabul.

K.H. Ahmad Jauhari Umar Pasuruan mengijazahkan agar membaca shalawat munjiyat satu kali selesai shalat fardhu agar hajat diijabah Allah swt. Dianjurkan membaca Shalawat munjiyat 100 kali atau 313 kali untuk hajat yang tidak mendesak setiap hari. Untuk hajat yang mendesak dianjurkan dibaca 100 kali selama 3-7 malam berturut-turut yang didahulu dengan shalat hajat dan tawasul.

Betapa dahsyatnya keutamaan membaca shalawat munjiyat. Wirid-wirid atau hizib-hizib yang diamalkan di pesantren biasaya juga ada shalawat munjiyatnya. Lebih afdhalnya dalam mengamalkan shalawat munjiyat atas petunjuk dari seorang guru (mujiz) yang memberi arahan untuk mengamalkan shalawat munjiyat. Supaya kadarnya lebih efektif dan proposional dalam mengamalkan shalawat munjiyat.

Wallahu a’lam bisshowaab.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here