Bacaan Istighfar dari Dosa Riya

1
1105

BincangSyariah.Com – Dalam banyak hadis, riya’ disebut dengan syirik kecil. Hal ini karena ia sangat samar sekali sehingga banyak dari kita yang secara lahir beribadah kepada Allah namun di hati kita tujukan kepada orang lain. Baik karena ingin mendapatkan pujian, sanjungan, atau juga karena menginginkan sesuatu darinya.

Karena riya’ termasuk kategori syirik kecil, maka ia termasuk maksiat yang bisa menghilangkan pahala ibadah. Riya sering muncul di setiap ibadah dan amal baik yang kita lakukan. Ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Ahmad, dari Mahmud bin Labid, bahwa Nabi Saw bersabda;

إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمُ الشِّرْكُ الأَصْغَر قَالُوا وَمَا الشِّرْكُ الأَصْغَرُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ الرِّيَاءُ يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِذَا جُزِىَ النَّاسُ بِأَعْمَالِهِمْ اذْهَبُوا إِلَى الَّذِينَ كُنْتُمْ تُرَاءُونَ فِى الدُّنْيَا فَانْظُرُوا هَلْ تَجِدُونَ عِنْدَهُمْ جَزَاءً

Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan akan menimpa kalian adalah syirik kecil. Para sahabat bertanya; Apa itu syirik kecil, wahai Rasulullah? Beliau bersabda; Ia adalah riya’. Allah berkata pada mereka yang berbuat riya’ pada hari kiamat ketika manusia mendapat balasan atas amalan mereka; Pergilah kalian pada orang yang kalian tujukan perbuatan riya’ di dunia. Lalu lihatlah apakah kalian mendapatkan balasan dari mereka?.

Oleh karena itu, jika kita merasa hati kita riya’ dalam beribadah, maka hendaknya kita membaca istighfar berikut akan mendapatkan ampunan dari Allah. Berikut bacaan istighfar dari dosa riya;

اَللَّهُمَّ اِنِّيْ أَسْتَغْفِرُكَ مِنْ كُلِّ عَمَلٍ أَرْدَتُ بِهِ وَجْهَكَ فَخَالَطَنِيْ فِيْهِ مَا لَيْسَ لَكَ

Allohumma innii astagfiruka min kulli ‘amalin arodtu bihii wajhaka fakhoolathonii fiihi maa laisa laka.

Ya Allah, aku memohon ampunan kepada-Mu dari setiap amal yang aku tujukan hanya kepada-Mu namun kemudian di dalamnya terkotori dengan tujuan selain kepada-Mu.

Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Tafsir Al-Sya’rawi berikut;

Baca Juga :  Doa Ketika Membalikkan Tubuh Saat Tidur Malam

فالنبي صلى الله عليه وسلم يعلمنا الادب في هذه المسالة فيقول في دعائه: اَللَّهُمَّ اِنِّيْ أَسْتَغْفِرُكَ مِنْ كُلِّ عَمَلٍ أَرْدَتُ بِهِ وَجْهَكَ فَخَالَطَنِيْ فِيْهِ مَا لَيْسَ لَكَ

Maka Nabi Saw mengajari etika dalam masalah riya’ ini. Beliau mengucapkan dalam doanya; Allohumma innii astagfiruka min kulli ‘amalin arodtu bihii wajhaka fakhoolathonii fiihi maa laisa laka.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here