Amalan yang Perlu Dilakukan Sebelum Masuk Pasar

0
788

BincangSyariah.Com – Pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli. Di dalamnya terjadi transaksi jual-beli (mu’amalah) yang menjadi salah satu syarat dari kepemilikan yang sah dalam islam.

Kedua belah pihak, baik penjual atau pembeli harus jujur dan saling merelakan dalam bertransaksi. Penjual rela menyerahkan barangnya pada pembeli. Sebaliknya, pemb0eli juga harus merelakan uangnya. Tidak boleh ada unsur paksaan. Allah Swt. berfirman dalam QS. An-Nisa (4) : 29,

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَأْكُلُوْٓا اَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ اِلَّآ اَنْ تَكُوْنَ تِجَارَةً عَنْ تَرَاضٍ مِّنْكُمْ ۗ وَلَا تَقْتُلُوْٓا اَنْفُسَكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيْمًا

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sungguh, Allah Maha Penyayang kepadamu.

Kejujuran harus menjadi modal utama dari keduanya. Tidak boleh ada penipuan. Baik dari penjual atau pembeli. Namun, disadari atau tidak, pasar memang memiliki dua sisi. Pertama menjadi tempat mencari nafkah dan tempat memenuhi kebutuhan. Kedua menjadi tempat berkumpulnya kemaksiatan. Dari mulai penipuan, pencurian, pencopetan, berbaur dan berdesakannya lawan jenis, dan lain-lain. Kita harus mawas diri dan waspada saat ke pasar. Baik posisi sebagai penjual atau pembeli.

Berikut ini amalan dan doa yang diajarkan oleh Rasulullah Saw. saat mau pergi ke pasar. Alangkah baiknya ketika kita mengamalkannya. Di samping ittiba’urrasul, keberkahan doa dalam berniaga juga akan diperoleh.

Amalan di bawah ini berdasarkan hadis nabi (au kama qola) dari Sayyidina Umar Bin Khottob, yang diriwayatkan oleh Imam Hakim (Al-Adzkar,  hal. 296),

لا اله الله وحده لا شريك له الملك وله الحمد يحيي ويميت وهو حي لا يموت بيده الخير وهو على كل شيئ قدير

Baca Juga :  Adakah Pasar di Akhirat Nanti?

La ilaha illaallahu wahdahu la syarika lahu almulku walahulhamdu yuhyi wayumitu wahuwa hayyun la yamutu biyadihil khoir wahuwa ala kulli syaiin qodirun.

Tidak ada tuhan selain Allah Swt. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kekuasaan dan milik-Nya segala pujian. Dia yang Menghidupkan dan Yang Mematikan. Dia Maha Hidup, tidak akan pernah mati. Atas kehendaknya kebaikan ada. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Apabila kita membacanya saat masuk pasar, maka kita Allah Swt. akan mencatat sejuta kebaikan, menghapus sejuta keburukan, dan menaikkan sejuta derajat untuk yang membaca. Terlepas dari kualitas hadis yang dinilai dhoif, amalan tersebut tidak salah kita amalkan. Karena hanya berhubungan dengan fadhoilul a’mal.

Setelah membaca amalan tersebut, maka jangan lupakan untuk berdoa dengan doa berikut ini (Al-Adzkar, hal. 297),

بسم الله أللهم اني اسئلك خير هذه السوق وخير ما فيها واعوذبك شرها وشرما فيها أللهم اني اعوذ بك ان اصيب فيها يمينا فاجرة او صفقة خاسرة

Bismillahi Allahumma inni asaluka khoiro hadzihissuqi wakhoiro ma fiha, waa’udzubika syarroha wasyarro ma fiha. Allahumma inni a’udzubika an ushiba fiha yaminan fajirotan au shofqotan khosirotan.

Dengan menyebut nama Allah… Ya Allah, sesungguhnya hamba mohon kebaikan pasar ini dan sesuatu yang di dalamnya. Hamba berlindung dari keburukannya dan keburukan yang ada di dalamnya. Ya Allah, hamba berlindung pada-Mu dari terjatuh dalam golongan orang yang suka bersumpah palsu dan transaksi yang merugikan.

Allah Ta’ala A’lam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here