Agar Anak Tidak Rewel dan Sering Menangis, Lakukan Amalan Ini

0
51

BincangSyariah.Com – Para bunda dan ayah mungkin tidak asing lagi bila mengalami keadaan buah hatinya yang suka rewel dan sering menangis, bahkan susah diam. Ada baiknya, lakukan dua hal berikut ini agar anak tidak rewel dan sering menangis.

Pertama, dituliskan dalam Maslakul Akhyar yang ditulis oleh Imam Sayyid Ustman bin Yahya, Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma,

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعَوِّذُ الْحَسَنَ وَالْحُسَيْنَ أُعِيذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ، مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ» ثُمَّ يَقُولُ: كَانَ أَبُوكُمْ يُعَوِّذُ بِهِمَا إِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ

“ Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memohonkan perlindungan untuk Al-Hasan dan Al-Husain (dengan berkata) ‘U’iidzuka bikalimaatillaahit taammaati min kulli syaithoonin wa haammah, wa min kulli ainin laammah.’’ Kemudian beliau bersabda, ‘Sesungguhnya ayah kalian (Nabi Ibrahim) memohonkan perlindungan dengan kalimat itu untuk Isma’il dan Ishaq ” (HR. Abu Daud)

Doa yang dimaksud di atas sebagai berikut.

‘U’iidzuka bi kalimaatillaahit taammaati min kulli syaithoonin wa haammah, wa min kulli ainin laammah.

Aku berlindung pada-Mu dengan untaian-untaian kata Allah yang sempurna dari setiap setan, hewan mematikan yang berkeliaran pada malam hari, dan pandangan mata yang penuh iri dan dengki.

Kedua, dalam kitab Majmu’ah Ahzab wa Awrad Al-Syaikh Al-Akbar Ibnu Arabi disebutkan bahwa jika ada bayi atau anak yang sering menangis dan rewel, maka hendaknya wirid dan amalan ini ditulis dan kemudian diletakkan di bawah kepala atau bantal bayi tersebut. Wirid agar anak tidak rewel dan sering menangis yang dimaksud adalah sebagai berikut;

بسم الله الرحمن الرحيم أَفَمِنْ هَذَا الْحَدِيثِ تَعْجَبُونَ وَتَضْحَكُونَ وَلا تَبْكُونَ  وَأَنْتُمْ سَامِدُونَ فَأَسْكِنِّيْ اَيَّتُهَا اْلمَنْفُوْخَةُ وَاخْرِجْنِيْ كَمَا خَرَجَ يُوْنُسَ عَلَيْهِ السَّلَامُ مِنْ بَطْنِ اْلحُوْتِ

Bismillaahir rohmaanir rohiim. Afamin haadzal hadiitsi ta’jabuun, wa tadh-hakuuna wa laa tabkunn wa antum saamidunn, fa askinnii ayyatuhal manfuukhoh, wa akhrijnii kamaa khoroja yuunusa ‘alaihis salaamu min bathnil huuti.

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Maka apakah kalian merasa heran terhadap pemberitaan ini, dan kalian menertawakan dan kalian tidak menangis? Sedangkan kalian melengahkannya. Maka tenangkanlah aku wahai orang yang ditiup, dan keluarkan aku sebagaimana Nabi Yunus keluar dari perut ikan hiu.

Dalam kitab Majmu’ah Ahzab wa Awrab disebutkan sebagai berikut;

للطفل الباكي يكتب ويوضع تحت رأسه: بسم الله الرحمن الرحيم أَفَمِنْ هَذَا الْحَدِيثِ تَعْجَبُونَ وَتَضْحَكُونَ وَلا تَبْكُونَ  وَأَنْتُمْ سَامِدُونَ فَأَسْكِنِّيْ اَيَّتُهَا اْلمَنْفُوْخَةُ وَاخْرِجْنِيْ كَمَا خَرَجَ يُوْنُسَ عَلَيْهِ السَّلَامُ مِنْ بَطْنِ اْلحُوْتِ

(Amalan) untuk bayi yang sering menangis, ditulis kemudian diletakkan di bawah kepalanya: Bismillaahir rohmaanir rohiim. Afamin haadzal hadiitsi ta’jabuun, wa tadh-hakuuna wa laa tabkunn wa antum saamidunn, fa askinnii ayyatuhal manfuukhoh, wa akhrijnii kamaa khoroja yuunusa ‘alaihis salaamu min bathnil huuti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here