Ustadz Ahong Perbaiki Tajwid dan Waqaf Al-Qur’an Bacaan Ustadz Evie Effendi

2
2921

BincangSyariah.Com –Sosok Ustadz Evie Effendi termasuk dai yang seringkali mengundang kontroversi yang cukup tajam di kalangan netizen media sosial. Pada tahun 2018, ia pernah menyampaikan pandangan mengenai Nabi Muhammad itu sesat dengan merujuk surah al-Dhuha. Namun ia tidak menyebutkan sumber referensi tafsir atau kitab apapun yang jadi landasannya. (Baca: Menelaah Tafsir Keliru tentang Kesesatan Nabi Muhammad)

Tahun 2020 ini, ceramahnya kembali menjadi sorotan banyak kalangan Muslim, khususnya masyarakat Muslim yang kerap merawat tradisi baik di Indonesia. Ceramahnya yang menjadi sorotan itu mengenai pendapatnya yang menyatakan bahwa ibadah pada malam Nisfu Sya’ban itu tidak ada dalilnya yang bersumber langsung dari Rasulullah. Sontak ceramahnya pun menuai banyak kritikan, di antaranya disampaikan oleh Ustadz Ahong dari Bincang Syariah (Baca: Evie Effendi: Ibadah Malam Nisfu Sya’ban itu Tidak Ada Dalilnya, Benarkah?)

Tidak lama kritikan mengenai Nisfu Sya’ban yang disampaikan Ustadz Evie Effendi, kini beredar sebuah video berdurasi sekitar 3 menit. Terdapat banyak catatan terkait bacaan Al-Qur’an Ustadz Evie Effendi yang banyak kekeliruan, tapi ia sudah berani menyampaikannya ke masyarakat banyak.

Berikut ini perbaikan dari Ustadz Ahong terkait bacaan Al-Qur’an surah Al-Baqarah yang diajarkan Ustadz Evie Effendi kepada jemaahnya.

Baca Juga :  Benarkah Penggunaan Cadar Hanya Khusus untuk Istri-istri Nabi?

2 KOMENTAR

  1. […] Beberapa waktu lalu sempat viral video ustaz Evie membaca al-Qur’an di majelis dakwahnya. Sebab, dia membaca al-Qur’an secara tidak benar dan fatalnya dia membimbing para jemaahnya untuk mengikuti bacaannya yang salah tersebut. Oleh karena itu, tulisan ini mengkritik Evie dalam posisinya sebagai ustaz yang membimbing para jemaah di muka umum, bukan sebagai orang biasa yang sedang belajar membaca al-Qur’an. (Baca: Ustadz Ahong Perbaiki Tajwid dan Waqaf Al-Qur’an Bacaan Ustadz Evie Effendi) […]

  2. […] Menurut Syekh Thaha ‘Abdur Rouf Sa‘d dalam Nihayatu Qaulil Mufid, mempelajari tajwid itu membutuhkan keterampilan dalam 4 hal. Pertama, keterampilan memahami makhraj huruf atau tempat artikulasi. Kedua, keterampilan memahami sifat-sifat huruf. Ketiga, keterampilan memahami hukum-hukum bacaan, seperti iqlab, izhar, dan sebagainya. Keempat, melatih mulut untuk terus mengulang-ulang bacaan Al-Qur’an sesuai arahan dari guru yang mumpuni. (Baca: Ustadz Ahong Perbaiki Tajwid dan Waqaf Al-Qur’an Bacaan Ustadz Evie Effendi) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here