Bolehkah Shalat Tanpa Wudhu dan Tayamum bagi Tenaga Medis Covid-19?

1
1295

BincangSyariah.Com – Wakil Presiden Republik Indonesia Kiai Ma‘ruf Amin sudah menyarankan MUI untuk membuat fatwa mengenai shalat tanpa wudhu dan tayamum bagi tenaga medis yang menangani covid-19. Ini guna membuat para tenaga medis muslim yang memakai Alat Pelindung Diri (APD) itu shalat dalam keadaan tenang meski tanpa wudhu dan tayamum sebagaimana diberitakan Detik.

Cara pakai APD itu harus prosedural. Ribet banget cara pakainya. Contoh, sebelum pakai APD, harus semprot antiseptik, dan memastikan bahwa pakaian yang akan digunakan sudah steril mikroorganisme, seperti kuman, bakteri, jamur, dan sebagainya. APD itu disterilisasi dulu menggunakan autoclave, alat sterilisasi. Belum lagi APD yang ada di Indonesia jumlahnya sangat terbatas. (Baca: Fatwa MUI Soal Tata Cara Shalat Tenaga Medis Covid-19)

Mungkinkah shalat tanpa wudhu dan tayamum? Adakah solusi lain bagi tenaga medis yang kerepotan apabila harus pakai-copot APD dalam waktu yang singkat? Simak penjelasan Ustaz Ahong berikut.

Dalam video ini pada menit ke 3.24-3.27 disebutkan jamak takhir shalat Magrib ke Ashar. Yang benar adalah jamak takhir shalat Magrib ke Isya.

Baca Juga :  Mukbang, Apa Hukumnya dalam Islam?

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here