Niat Zakat Fitrah – Kang Ibnu

0
354

BincangSyariah.Com – Zakat secara umum merupakan Ibadah sosial yang memiliki fungsi menjaga solidaritas sosial di antara umat. Ketika seseorang yang memiliki kemampuan memberikan zakatnya kepada saudaranya yang membutuhkan, maka akan terjalin hubungan yang baik antara orang yang memberikan zakat dan yang menerimanya.

Dan, jika suatu ketika sang muzakki (orang yang memberikan zakat) membutuhkan pertolongan kepada pertolongan sang penerima zakat, ia akan menolongnya dengan senang hati. Karena telah terjalin di antara mereka rasa saling menyayangi, rasa saling menghormati, serta rasa saling perduli. (Qadha Ibadah bagi Orang yang Murtad)

Sedangkan, zakat fitrah merupakan zakat yang diwajibkan atas kaum muslimin sebelum berakhirnya bulan ramadan. Rasulullah SAW sebagai utusan Allah SWT mewajibkan kaum muslimin pada zaman beliau untuk membayar zakat fitrah dengan ukuran satu sha (kurang lebih 2,5 kg) kurma atau satu sha gandum.

Artinya : Abdullah bin Umar RA meriwayatkan bahwasannya “Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah di bulan ramadan dengan satu sha tamar (kurma), atau satu sha Sya’ir (gandum), kepada kaum muslimin, orang yang merdeka dan budak, laki-laki dan perempuan, anak-anak dan orang dewasa” (HR. Jamaah)

Bagaimanakah cara niat zakat fitrah?

Baca Juga :  Sahkah Shalat Ketika ada Bangkai Nyamuk Menempel di Baju?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here